kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Kemenlu China: Konsumen China bisa boikot Apple jika AS larang WeChat!


Jumat, 28 Agustus 2020 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Logo WeChat di China. REUTERS/Bobby Yip


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Tidak peduli seberapa bagus Apple, itu hanya telepon. Bisa diganti, tapi WeChat berbeda," bantah pengguna lain. "Orang China modern akan kehilangan jiwa mereka jika meninggalkan WeChat, terutama para pebisnis."

WeChat, yang dikenal di daratan China sebagai Weixin, memiliki lebih dari 1,2 miliar pengguna aktif.

Baca Juga: Inilah aduan TikTok ke pengadilan terkait ancaman pemblokiran Presiden Donald Trump

Perintah eksekutif Trump terhadap WeChat memaksa platform tersebut untuk mengakhiri semua operasi di Amerika Serikat dan melarang warga Amerika melakukan bisnis dengannya.

Menurut data Counterpoint Research, Apple menyumbang 8% dari pasar ponsel pintar China pada kuartal kedua tahun 2020, jauh di belakang Huawei.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×