kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kementerian Transportasi Jepang Selidiki Skandal Pemalsuan Uji Keselamatan Daihatsu


Jumat, 22 Desember 2023 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. Logo Daihatsu Motors pada mobil Copen terlihat di showroomnya di Tokyo, Jepang 12 Juni 2017.


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Raksasa otomotif Jepang, Daihatsu, diguncang skandal besar karena diduga memalsukan hasil uji keselamatan produk kendaraannya. Saat ini Kementerian Transportasi Jepang telah turun langsung untuk menyelidiki masalah ini.

Mengutip Kyodo, kementerian melakukan penyelidikan di kantor pusat Daihatsu Motor Co. di Prefektur Osaka pada hari Kamis (21/12), sehari setelah perusahaan itu menghentikan pengiriman di dalam dan luar negeri.

Kementerian mencoba menyelidiki apakah ada laporan persetujuan produksi yang dicurangi dan akan mempertimbangkan sanksi administratif seperti pencabutan persetujuan jika perlu.

Baca Juga: Toyota Indonesia Hentikan Sementara Pengiriman Beberapa Model Kendaraan

Pihak Daihatsu pun tidak menyangkal adanya masalah tersebut dan menyambut penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah. Mereka juga bersedia bekerja sama untuk menyelesaikan masalah ini.

"Kami menganggap serius fakta bahwa kami mengkhianati kepercayaan pelanggan kami. Kami akan sepenuhnya bekerja sama dengan inspeksi," kata juru bicara Daihatsu.

Baca Juga: Produksi Domestik Astra Daihatsu Motor (ADM) Tetap Berjalan, Ekspor Ditangguhkan

Pemalsuan Uji Keselamatan 

Pada hari Rabu (20/12), Daihatsu mengatakan bahwa panel pihak ketiga yang dibentuk oleh perusahaan mengidentifikasi 174 tanda kesalahan baru di 25 pengujian kendaraan selain yang sudah ditemukan, dengan yang tertua terjadi pada tahun 1989.

Jumlah model yang terkena dampak pengujian palsu bertambah menjadi 64, termasuk 15 jenis kendaraan yang dijual di pasar luar negeri seperti Thailand, Malaysia, Indonesia, dan Uruguay. Pada bulan April dan Mei tahun ini, jumlah model yang diselidiki hanya enam.

Baca Juga: Model Daihatsu dan Toyota Indonesia Ikut Terdampak Skandal Uji Keselamatan

Daihatsu berencana menghentikan produksi di semua pabriknya di Jepang pada hari Selasa sebagai tanggapan atas penghentian pengiriman. Para eksekutif perusahaan mengatakan masih terlalu dini untuk memperkirakan dampak skandal tersebut terhadap pendapatan.

Penghentian produksi ini jelas berdampak pada aktivitas bisnis pemasok. Daihatsu mengaku telah memulai negosiasi mengenai kompensasi dengan pemasoknya untuk mengurangi dampak negatif terhadap pendapatan mereka.

Menurut Daihatsu, dari 423 pemasok utamanya, 47 di antaranya bergantung pada Daihatsu untuk lebih dari 10% penjualan mereka. Banyak dari mereka adalah perusahaan kecil dan menengah.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×