Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Israel juga dilaporkan menewaskan pejabat tinggi lainnya, termasuk Gholamreza Soleimani, yang memimpin milisi Basij.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan menyatakan bahwa negaranya telah “menghapus” sejumlah target penting dan masih memiliki daftar panjang berikutnya.
Sementara itu, Iran terus melancarkan serangan balasan jarak jauh. Sirene serangan udara terdengar di Tel Aviv dan kota-kota sekitarnya, menandakan kemampuan Iran untuk tetap menyerang meski mendapat tekanan militer intensif.
Lebih dari 3.000 orang dilaporkan tewas di Iran, sementara ratusan lainnya menjadi korban di wilayah konflik lain seperti Lebanon.
Tonton: Penasihat Gedung Putih Desak AS Mundur dari Perang Iran! Risiko Disebut “Katastrofik”
Serangan ke UEA Ganggu Pasokan Energi
Iran juga memperluas serangan ke negara-negara Teluk, termasuk Uni Emirat Arab. Pelabuhan strategis Fujairah mengalami gangguan setelah serangan ketiga dalam empat hari memicu kebakaran di terminal ekspor minyak.
Serangan tersebut ikut mengganggu distribusi energi global, mengingat Fujairah merupakan salah satu jalur penting ekspor minyak yang tidak melalui Selat Hormuz.













