kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Ketegangan di Laut China Selatan memuncak, China kirim kapal mata-mata


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 08:11 WIB
ILUSTRASI. Kapal destroyer Type 052D milik China


Sumber: Express.co.uk | Editor: Noverius Laoli

Mori Takeo, Wakil Menteri Luar Negeri Jepang menambahkan kunjungan tersebut "menggarisbawahi pentingnya perdamaian dan stabilitas di kawasan".

Vietnam dan China selama bertahun-tahun berselisih tentang perairan yang berpotensi kaya energi, yang disebut Laut Timur oleh Vietnam.

Mulai Juli lalu, kapal Vietnam menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membayangi kapal pemantau Haiyang Dizhi 8 milik Tiongkok di perairan kaya sumber daya.

Baca Juga: Militer China ungkap simulasi invasi habis-habisan terhadap Taiwan

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, yang diyakini kaya akan energi dan sumber daya laut.

Brunei, Malaysia, Vietnam dan Taiwan juga memiliki klaim.

China menggunakan "garis sembilan-putus" berbentuk U di petanya menandai hamparan luas perairan yang diklaimnya.

Ini termasuk sebagian besar landas kontinen Vietnam yang telah diberikan konsesi minyak.

Selanjutnya: Di tengah ambisi China, Jepang mempererat hubungan dengan Indonesia dan Vietnam




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×