kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

Ketegangan militer antara AS dengan China memburuk!


Jumat, 28 Agustus 2020 / 06:45 WIB
ILUSTRASI. Hubungan Amerika Serikat dan China berada di ujung tanduk saat ketegangan militer antara dua negara memburuk.. (U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Jason Tarleton)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

“Kami berharap pihak AS akan benar-benar mengadopsi visi strategis, memandang perkembangan China dengan sikap terbuka dan rasional, dan meninggalkan rasa kecemasan dan keterikatan.”

Ketegangan telah memicu kekhawatiran konflik yang tidak disengaja.

Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa China telah meluncurkan empat rudal balistik jarak menengah yang menghantam Laut China Selatan antara Pulau Hainan dan Kepulauan Paracel.

Baca Juga: China murka usai latihan militernya diganggu pesawat mata-mata milik Amerika

Pada hari Kamis, Pentagon mengatakan pihaknya prihatin dengan latihan militer China baru-baru ini, termasuk penembakan rudal.

"Melakukan latihan militer atas wilayah sengketa di Laut China Selatan kontraproduktif untuk meredakan ketegangan dan menjaga stabilitas," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan.

Ia menambahkan bahwa militer AS telah memberi tahu otoritas China pada bulan Juli bahwa mereka akan terus memantau situasi dengan harapan bahwa RRT (Republik Rakyat China) akan mengurangi militerisasi dan paksaan terhadap tetangganya di Laut China Selatan.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×