kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   0,00   0,00%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Kian Panas! Pesawat nirawak China masuk zona terlarang, Taiwan siap menembak jatuh


Kamis, 08 April 2021 / 19:00 WIB
ILUSTRASI. Jet tempur F-16 Angkatan Udara Taiwan terbang selama demonstrasi di Pangkalan Udara Hualien, Taiwan, 23 Januari 2013. REUTERS/Pichi Chuang


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - TAIPEI. Taiwan melihat drone China mengitari Kepulauan Pratas yang mereka kuasai di Laut China Selatan, dan siap menembak jatuh jika pesawat nirawak itu menyimpang terlalu dekat wilayah itu.

Tentu, langkah Taiwan tersebut secara dramatis dapat meningkatkan ketegangan dengan China. 

Lee Chung-wei, Kepala Dewan Urusan Kelautan Penjaga Pantai Taiwan, mengatakan, mereka baru-baru ini melihat pesawat tak berawak China mengelilingi Pratas, meskipun belum terbang di atas gugusan pulau itu.

"Mereka tidak pernah memasuki perairan dan wilayah udara kami, mereka hanya terbang di sekitar Pratas pada jarak tertentu," kata dia saat berbicara di Parlemen Taiwan, Rabu (7/4), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Taiwan menyatakan siap bertempur sampai akhir bila China menyerang

Sementara China tidak mengakui klaim kedaulatan Taiwan, pesawat tempur dan kapal perang mereka umumnya berada di luar zona terlarang Taiwan, yang membentang 6 km dari pantai negeri tembok raksasa.

Siap tembak jatuh

Ditanya tentang bagaimana Penjaga Pantai akan bereaksi jika drone China memasuki zona terlarang Taiwan di Kepulauan Pratas, Lee menyatakan, mereka memiliki aturan untuk bertindak.

"Setelah masuk, (drone) itu akan ditangani (Penjaga Pantai Taiwan) sesuai aturan. Kalau perlu ditembak, kami tembak," tegasnya.

Kepulauan Pratas terletak di ujung atas jalur air yang disengketakan, dan telah menjadi sumber intrik yang relatif baru antara Taiwan dan China.

Baca Juga: Tekanan China kian meningkat, Taiwan gelar latihan perang skenario invasi musuh




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×