kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.705.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 16.998   5,00   0,03%
  • IDX 9.140   5,93   0,06%
  • KOMPAS100 1.259   -4,78   -0,38%
  • LQ45 889   -3,95   -0,44%
  • ISSI 334   0,05   0,01%
  • IDX30 455   -0,13   -0,03%
  • IDXHIDIV20 538   0,58   0,11%
  • IDX80 140   -0,62   -0,44%
  • IDXV30 149   0,30   0,20%
  • IDXQ30 146   -0,05   -0,03%

Kim Jong Un Pecat Wakil Perdana Menteri Korut di Depan Umum


Selasa, 20 Januari 2026 / 12:40 WIB
Kim Jong Un Pecat Wakil Perdana Menteri Korut di Depan Umum
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan putrinya Kim Ju Ae (via REUTERS/KCNA)


Sumber: Al Jazeera | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memecat seorang pejabat senior yang bertanggung jawab atas kebijakan ekonomi dan menegur anggota partai yang dianggap “tidak kompeten,” menurut laporan media negara, dalam sebuah teguran publik yang jarang terjadi di negara yang terkenal tertutup ini.

Badan berita negara Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan pada Selasa bahwa Kim memberhentikan Wakil Perdana Menteri Yang Sung-ho saat upacara peresmian tahap pertama proyek modernisasi di Kompleks Mesin Ryongsong.

KCNA menyebutkan bahwa Kim memecat Yang “secara langsung di tempat,” dengan alasan bahwa wakil perdana menteri tersebut “tidak layak dipercayakan dengan tugas berat.”

“Singkatnya, ini seperti mengikat gerobak pada seekor kambing – sebuah kesalahan dalam proses penunjukan kader kami,” kata Kim, dikutip dalam laporan KCNA.

“Bagaimanapun, yang menarik gerobak adalah lembu, bukan kambing,” tambahnya.

Baca Juga: Operasi Khusus AS: Akankah Kim Jong Un Bernasib Seperti Maduro?

Yang, mantan Menteri Industri Mesin yang dipromosikan menjadi wakil perdana menteri untuk sektor mesin, juga tercatat sebagai anggota alternatif dewan kepemimpinan partai, menurut badan berita negara Korea Selatan, Yonhap.

Hingga saat ini, pengganti Yang belum diumumkan.

Pemecatan ini terjadi menjelang Kongres Partai Kesembilan Partai Pekerja yang berkuasa di Korea Utara, yang diperkirakan akan segera digelar untuk menetapkan tujuan kebijakan utama negara tersebut.

Saat kunjungannya ke kompleks mesin industri pada Senin, Kim juga menegur para pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas keterlambatan proyek modernisasi.

“Karena adanya pejabat pembimbing ekonomi yang tidak bertanggung jawab, kasar, dan tidak kompeten, proyek modernisasi tahap pertama Kompleks Mesin Ryongsong menghadapi kesulitan,” ujar Kim, dikutip KCNA.

Ia juga mengecam anggota partai yang “terlalu lama terbiasa dengan sikap pesimis, tidak bertanggung jawab, dan pasif.”

Kim memperingatkan bahwa para pembuat kebijakan ekonomi saat ini “sulit untuk memandu pekerjaan penyesuaian industri secara keseluruhan dan peningkatan teknologi.”

Teguran publik terhadap pejabat ini, yang oleh Yonhap digambarkan sebagai “jarang terjadi,” tampaknya bertujuan memperketat disiplin para pejabat menjelang Kongres Partai.

Minggu lalu, Yonhap melaporkan bahwa Korea Utara telah mengganti pejabat militer teratas yang bertugas menjaga Kim, di tengah apa yang disebut sebagai “kekhawatiran akan upaya pembunuhan.”

Baca Juga: Korea Utara Kecam Tim Pemantau Sanksi Multilateral, Sebut Ilegal dan Alat Tekanan AS

Menurut laporan tersebut, kepala tiga unit penting Korea Utara, yakni Kantor Pengawal Partai yang berkuasa, Departemen Pengawal Komisi Urusan Negara, dan Komando Pengawal Pribadi, semuanya diganti.

Meskipun jarang, pemecatan publik ini mencerminkan kasus sebelumnya, seperti Jang Song Thaek, paman Kim, yang dieksekusi pada 2013 setelah dituduh merencanakan kudeta terhadap keponakannya, menurut Yang Moo-jin dari Universitas Studi Korea Utara.

Pemimpin Korea Utara “menggunakan akuntabilitas publik sebagai taktik kejut untuk memperingatkan pejabat partai,” ujar Yang kepada kantor berita AFP.

Selanjutnya: Valentino Garavani Wafat: Intip Perjalanan Karier 'The Last Emperor'

Menarik Dibaca: Fitur iOS 26: AI Saring Spam, Ponsel Lama Makin Canggih


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×