kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.141   54,00   0,30%
  • IDX 5.947   22,48   0,38%
  • KOMPAS100 772   0,90   0,12%
  • LQ45 590   0,28   0,05%
  • ISSI 205   1,54   0,75%
  • IDX30 333   -0,12   -0,04%
  • IDXHIDIV20 413   -0,69   -0,17%
  • IDX80 88   0,16   0,18%
  • IDXV30 112   0,08   0,07%
  • IDXQ30 107   -0,28   -0,26%

Kim Jong Un Tinjau Lini Produksi Rudal Baru, KCNA: Tingkatkan Kesiapan Tempur Korut


Senin, 01 September 2025 / 05:26 WIB
Kim Jong Un Tinjau Lini Produksi Rudal Baru, KCNA: Tingkatkan Kesiapan Tempur Korut
ILUSTRASI. North Korean leader Kim Jong Un visits a military training base, in North Korea, in this handout picture released on April 5, 2025, by the Korean Central News Agency. KCNA via REUTERS 


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau lini produksi rudal baru sekaligus proses otomatisasi pembuatan rudal, demikian dilaporkan media pemerintah KCNA pada Senin (1/9/2025).

Kunjungan Kim pada Minggu (31/8) tersebut berlangsung menjelang rencananya bertolak ke Beijing untuk menghadiri parade militer bersama Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca Juga: Kim Jong Un Janjikan Hidup Layak bagi Keluarga Prajurit Gugur di Rusia

Korea Utara hingga kini masih berada di bawah sanksi internasional yang ketat akibat program nuklir dan rudal balistiknya, yang dinilai melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.

Namun, para analis dan pejabat internasional menilai efektivitas sanksi itu mulai berkurang seiring menguatnya dukungan ekonomi, militer, dan politik dari Rusia serta China.

Menurut KCNA, Kim menegaskan bahwa proses produksi yang telah dimodernisasi akan membantu meningkatkan kesiapan tempur satuan-satuan utama rudal Korea Utara.

Baca Juga: Kim Jong Un Puji Pasukan Korea Utara Heroik Bertempur Membantu Rusia

Selama beberapa waktu terakhir, Korea Utara diketahui telah mengirimkan personel militer, amunisi artileri, serta rudal ke Rusia untuk mendukung Moskow dalam perang melawan Ukraina.


Tag


TERBARU

[X]
×