kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Kisah spionase China: uang, iming-iming jadi bos hingga bertemu cewek cantik


Kamis, 09 Juli 2020 / 07:30 WIB
Kisah spionase China: uang, iming-iming jadi bos hingga bertemu cewek cantik
ILUSTRASI.


Sumber: BBC | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - LONDON.  Huawei kembali dituding menjadi kuda troya spionase China. Kontroversi terbaru menimpa perusahaan telekomunikasi China tersebut. Mengutip BBC, Rabu (8/7), sebuah dokumen dengan bantuan mantan mata-mata agen rahasia Inggris, MI6 menuding, Tiongkok berusaha memanipulasi sejumlah figur penting di  Inggris, termasuk para politikus. Tujuannya mendukung bisnis raksasa telekomunikasi tersebut di Inggris. 

Tudingan ke Huawei kembali menyoroti dunia gelap spionase China, perekrutan agen dan program ambisius untuk menebarkan pengaruhnya di seluruh dunia. Menurut dokumen itu, setiap perusahaan besar Negeri Panda beroperasi di dunia diduga menempatkan "sel" di dalamnya.

Selanjutnya bertanggung jawab kepada Partai Komunis China yang berkuasa. Tujuan akhirnya, memudahkan agenda politik dan memastikan bahwa perusahaan itu mematuhi perintah politik.

Itu sebabnya para ahli masalah China menegaskan, Partai Komunis China beroperasi di Inggris, sering kali berkedok bisnis untuk menyamarkan spionase. "Mesin partai ada di mana-mana. Bagi China, bisnis tak bisa dipisahkan dari politik," tuding seorang ahli masalah China.

Partai Komunis China mempunyai 93 juta anggota, banyak di antara mereka ditempatkan atau disembunyikan di berbagai organisasi di luar negeri.  Mereka bisa ditugaskan untuk menghimpun informasi rahasia, khususnya di bidang teknologi, termasuk telekomunikasi.

Menurut para ahli itu serta sasaran yang memegang posisi penting di perusahaan asing, direkut atau dibujuk dengan menggunakan sejumlah metode. Apa saja metodenya?




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×