Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Titis Nurdiana
Keluarga Ho adalah orang Eurasia. Sumber awal kekayaan mereka adalah sebagai komprador untuk Jardine Matheson, rumah dagang Inggris.
Saat wawancara dengan The Star, Ho menyebut dirinya orang Cina di mata orang asing. Ia juga seorang "gweilo" dalam masyarakat Cina.
Ho muda tumbuh di kediaman dua rumah di MacDonnell Road, dengan dua taman sejauh setengah mil.
Hanya setelah kematian Ho Fook pada tahun 1926, Bisnis Ho Sai Kwong runtuh, dan keluarganya jatuh miskin.
Ho kepada The Star sempat bercerita saking miskinnya mereka hingga saat ia terkena beriberi tak bisa ke dokter. Ia juga sempat kekurangan gizi, dan tidak mampu membayar dokter gigi untuk mencabut gigi yang sakit.
Saking miskinnya, Ho mengaku akan melarikan diri ketika gadis-gadis tertarik dengan penampilannya yang sangat Eurasia.
Karier dan kekayaan Ho tertambat Macau, tempat ia melarikan diri selama Perang Dunia Kedua dengan berbekal hanya HK $ 10 di sakunya. Sebagai wilayah Portugis, Makau netral dalam Perang Pasifik. Makanya, koloni kecil itu menjadi surga bagi mata-mata, pengusaha, dan pengungsi Eropa dan Cina.
Ho memulai bisnisnya di Macau Cooperative Company, yang saat itu merupakan perusahaan terbesar di wilayah itu. Perusahaan ini menyelundupkan barang-barang mewah, mesin, beras dan barang-barang penting lainnya ke masa perang Macau.
“Saya menghasilkan juta pertamanya pada saat berusia 24,” kata dia dalam sebuah wawancara.