Kisah sukses McDonald's, dari restoran kecil jadi raksasa franchise fast food

Minggu, 04 Oktober 2020 | 09:45 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Kisah sukses McDonald's, dari restoran kecil jadi raksasa franchise fast food


KONTAN.CO.ID -  McDonald's adalah salah satu franchise fast food terbesar di dunia. Restoran ini memiliki ribuan cabang yang tersebar di seluruh dunia. Gerai McDonald's juga tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Kenikmatan sajian McDonald's membuat banyak orang menyukainya. Pilihan makanan dan minuman yang beragam juga menjadi daya tarik restoran ini. 

Pelayanan yang cepat dan praktis membuat McDonald's banyak digemari masyarakat. Menu yang disajikan juga disesuaikan di tiap negara.

Hal tersebut membuat restoran cepat saji ini semakin melokal. Kisah di balik kesuksesan McDonald's pun membuat orang penasaran. Apalagi, sebelum menjadi raksasa franchise, McDonald's mulanya hanya sebuah restoran kecil. 

Baca Juga: Produk burger McDonald's ditiru oleh unit lokal Burger King di Australia

Awal berdiri McDonalad's

Restoran McDonald's pertama kali dibuka tahun 1948. Melansir Encyclopedia Britannica, McDonald bersaudara, Maurice "Mac" dan Richard, membuka restoran ini di Bernandino, California, Amerika Serikat. 

Restoran McDonalds pertama

Awalnya, McDonald's hanya berupa restoran steak biasa. Dua bersaudara ini kemudian menyadari hamburger adalah menu yang paling laris di restoran. 

Menyadari hal ini, mereka menutup dan mengevaluasi restoran selama tiga bulan. Hasil dari evaluasi ini adalah membuat sistem pelayanan yang cepat.

Mereka mengganti peralatan makan dengan kertas dan gelas plastik. Hal ini bisa mempercepat pelayanan dan tenaga. Selain itu, menu McDonald's juga disederhanakan. 

Baca Juga: Cerita McDonald's di Indonesia dan gurita bisnis produsen Teh Botol Sosro

Pada saat itu, McDonald bersaudara hanya menyediakan 9 menu: hamburger, cheeseburger, 3 minuman bersoda, susu, kopi, kentang goreng, dan pie. 

"Konsep kami berdasarkan kecepatan, harga yang terjangkau, dan volume," ucap Richard McDonald dalam buku McDonald's: Behind the Arches seperti dikutip History.com.

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru