kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Klaim Pengangguran AS Turun, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja Baru Masih Minim


Kamis, 15 Januari 2026 / 22:28 WIB
Klaim Pengangguran AS Turun, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja Baru Masih Minim
ILUSTRASI. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) mengumumkan klaim pengangguran di pekan yang berakhir 10 Januari turun jadi 198.000 (REUTERS/Brian Snyder)


Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Jumlah warga Amerika yang mengajukan permohonan baru untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga turun pekan lalu. Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) mengumumkan, Kamis (15/1/2026), klaim pengangguran di pekan yang berakhir 10 Januari turun jadi 198.000.

Jumlah tersebut lebih rendah dari pekan sebelumnya yang mencapai 207.000. Selain itu, realisasi klaim pengangguran di pekan tersebut juga lebih rendah dari konsensus proyeksi ekonom, yang memprediksi klaim pengangguran akan naik jadi 215.000.

Reuters melaporkan, penurunan tersebut kemungkinan disebabkan oleh tantangan yang terus berlanjut dalam menyesuaikan data untuk fluktuasi musiman di periode ini setiap tahunnya. Pasar tenaga kerja tetap stagnan, dengan PHK masih rendah dan perekrutan lambat.

Baca Juga: Klaim Pengangguran AS Naik Tipis, Produktivitas Membaik di Kuartal II

Para ekonom mengatakan, kebijakan perdagangan dan imigrasi agresif Presiden Donald Trump juga mengurangi permintaan dan penawaran pekerja. Bisnis juga tidak yakin akan jumlah kebutuhan staf, karena telah berinvestasi besar-besaran dalam akal imitasi (AI), yang membatasi perekrutan.

"Gambaran pasar tenaga kerja dari data klaim pengangguran, meskipun bergejolak dalam beberapa minggu terakhir, setidaknya menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang stabil," kata Nancy Vanden Houten, Kepala Ekonom AS Oxford Economics, dikutip Reuters, Kamis (15/1/2026).

Klaim pengangguran biasanya sulit disesuaikan dengan fluktuasi musiman di sekitar musim liburan akhir tahun dan awal tahun. Klaim yang belum disesuaikan melonjak 31.984 menjadi 330.684 minggu lalu.

Baca Juga: Harga Emas Turun Setelah Data Klaim Pengangguran AS Lebih Kuat dari Perkiraan

Faktor musiman, model yang digunakan pemerintah untuk meratakan fluktuasi musiman dari data, memperkirakan permohonan klaim pengangguran akan meningkat sebesar 45.652 minggu lalu.

Terdapat peningkatan yang signifikan dalam klaim yang belum disesuaikan di California, Massachusetts, Michigan, Texas, dan Tennessee. Peningkatan ini mengimbangi penurunan klaim pengangguran hingga 4.382 pengajuan di New York.

Beige Book Federal Reserve yang dirilis pada Rabu (14/1/2026) yang menunjukkan lapangan kerja sebagian besar tidak berubah pada awal Januari. Bank sentral AS mengatakan beberapa distrik melaporkan peningkatan penggunaan pekerja sementara.

Baca Juga: Klaim Tunjangan Pengangguran AS Turun, Pertumbuhan Lapangan Kerja Juli Stabil

The Fed mendapati, sebagian besar perusahaan melakukan perekrutan lebih untuk mengisi kekosongan posisi yang sudah ada, alih-alih menciptakan posisi baru. Pemerintah melaporkan pekan lalu, jumlah nonfarm payrolls meningkat sebesar 50.000 pada Desember.

Ekonomi menambahkan 584.000 pekerjaan pada tahun 2025. Ini jumlah terendah dalam lima tahun, dengan rata-rata sekitar 49.000 posisi per bulan. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,4% dari 4,5% pada November. Namun, pengangguran jangka panjang tetap banyak.

Jumlah orang yang menerima tunjangan pengangguran setelah minggu pertama bantuan, sebagai indikator perekrutan, menurun 19.000 menjadi 1,88 juta di pekan yang berakhir pada 3 Januari. Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan overnight di kisaran 3,50%-3,75% pada pertemuan 27-28 Januari.

Selanjutnya: Di Sepanjang 2026, Transaksi yang Ditangani Bankir Wall Street Diproyeksi Tinggi

Menarik Dibaca: Denda 3% Menanti! Waspada Risiko Fatal Lewat Batas Bayar Tagihan




TERBARU

[X]
×