Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - HEBRON. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah menang dalam perang di Iran. Lebih lanjut, Trump menyebut, AS akan tetap berjuang untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.
"Anda tidak pernah suka mengatakan 'terlalu cepat' Anda menang. Kita menang," kata Trump dalam rapat umum bergaya kampanye di Hebron, Kentucky. "Dalam satu jam pertama, semuanya sudah berakhir."
Ia mengatakan Amerika Serikat telah melumpuhkan 58 kapal angkatan laut Iran.
Trump telah berubah-ubah pendiriannya mengenai Iran, memuji militer AS karena secara signifikan melemahkan militer Iran, tetapi menolak untuk mengakhiri konflik dengan cepat.
"Kita tidak ingin pergi lebih awal, bukan?" kata Trump. "Kita harus menyelesaikan pekerjaan ini."
Baca Juga: Selat Hormuz Memanas: Iran Pasang Selusin Ranjau, Harga Minyak Melonjak
Ia mengatakan Amerika Serikat telah "hampir menghancurkan Iran." Ia tampaknya memberi sinyal bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan pertempuran untuk saat ini.
"Kita tidak ingin kembali setiap dua tahun," katanya.
Di sisi lain, para pejabat dari pemerintahan Presiden Donald Trump memperkirakan selama pengarahan kongres minggu ini bahwa enam hari pertama perang melawan Iran telah menelan biaya setidaknya US$ 11,3 miliar bagi Amerika Serikat, kata sebuah sumber yang mengetahui masalah tersebut pada hari Rabu.
Angka tersebut, yang diperoleh dari pengarahan tertutup untuk para senator pada hari Selasa (10/3/2026), tidak mencakup seluruh biaya perang, tetapi diberikan kepada para anggota parlemen karena mereka telah menuntut lebih banyak informasi tentang konflik tersebut.
Beberapa ajudan kongres mengatakan mereka memperkirakan Gedung Putih akan segera mengajukan permintaan kepada Kongres untuk pendanaan tambahan bagi perang tersebut. Beberapa pejabat mengatakan permintaan tersebut bisa mencapai US$ 50 miliar, sementara yang lain mengatakan perkiraan tersebut tampaknya terlalu rendah.
Pemerintahan belum memberikan penilaian publik tentang biaya konflik atau gambaran yang jelas tentang perkiraan durasinya. Trump mengatakan selama kunjungannya ke Kentucky pada hari Rabu bahwa "kita menang" dalam perang tersebut tetapi Amerika Serikat akan tetap berjuang untuk menyelesaikan tugas tersebut.
Baca Juga: Jelang Serangan ke Iran, Arab Saudi Genjot Produksi Minyak Besar-besaran
Angka US$ 11,3 miliar pertama kali dilaporkan pada hari Rabu oleh New York Times.
Kampanye melawan Iran dimulai pada 28 Februari dengan serangan udara AS dan Israel dan sejauh ini telah menewaskan sekitar 2.000 orang, sebagian besar warga Iran dan Lebanon, karena konflik telah menyebar ke Lebanon dan menyebabkan kekacauan di pasar energi global dan transportasi.
Para pejabat pemerintah juga telah memberi tahu anggota parlemen bahwa amunisi senilai US$ 5,6 miliar telah digunakan selama dua hari pertama serangan.













