Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Komisi Eropa akan mengajukan proposal untuk membatasi akses anak-anak terhadap platform media sosial setelah musim panas tahun ini. Hal tersebut disampaikan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, pada Senin (13/7/2026).
Menurut von der Leyen, langkah tersebut diperlukan untuk melindungi anak-anak agar memiliki ruang yang cukup untuk berkembang di luar pengaruh teknologi dan algoritma media sosial.
"Anak-anak kita membutuhkan waktu di dunia nyata. Waktu untuk bermain, waktu untuk membangun persahabatan, waktu untuk membuat kesalahan. Waktu untuk membentuk identitas dan kepribadian mereka sendiri, sebelum algoritma membentuknya terlebih dahulu," ujar von der Leyen kepada wartawan di Brussels.
Baca Juga: Panas Ekstrem di Eropa Tewaskan Lebih dari 10.000 Orang, Lansia Paling Rentan
Ia menegaskan bahwa kebijakan yang tengah disiapkan bukan bertujuan untuk melarang anak-anak menggunakan media sosial sepenuhnya, melainkan mengatur sejauh mana platform digital dapat menjangkau kelompok usia tersebut.
"Ini bukan tentang apakah anak-anak dapat mengakses media sosial. Ini tentang apakah dan kapan media sosial dapat mengakses anak-anak kita," kata von der Leyen.














