Penulis: Arif Budianto
KONTAN.CO.ID - Belum lama ini konflik dua negara di benua Asia Selatan kembali memanas. Konflik yang dimaksud adalah negara India dan Pakistan yang ditandai dengan penyerangan rudal.
India dilaporkan melancarkan serangan rudal ke beberapa wilayah di Pakistan pada Rabu (7/5/2025) dini hari waktu setempat.
Seperti yang diberitakan Kompas.com, serangan India ke Pakistan merupakan bagian dari Operasi Sindoor. Operasi ini diketahui merupakan upaya pembalasan atas aksi teror sebelumnya di Pahalgam, Jammu Kashmir, pada 22 April 2025.
Melansir dari Business Standard, Operasi Sindoor bertujuan untuk melumpuhkan pangkalan-pangkalan yang telah lama berdiri yang digunakan oleh kelompok, seperti Lashkar-e-Taiba, Jaish-e-Mohammed, dan Hizbul Majahideen dengan menargetkan infrastruktur vital mereka.
Konflik India–Pakistan pada dasarnya merupakan konflik yang sudah cukup lama terjadi. Hubungan kedua negara ini memanas sejak tahun 1947.
Berikut sejarah perang dan konflik India–Pakistan yang dapat Anda ketahui dalam pembahasan berikut ini.
Baca Juga: Lancarkan Serangan Jauh ke dalam Pakistan, 5 Jet Tempur India Diklaim Ditembak Jatuh
Sejarah Konflik India–Pakistan
Latar belakang yang memicu terjadinya konflik India–Pakistan adalah pemisahan India pasca Perang Dunia II. Saat itu, Inggris meninggalkan anak benua India, kemudian membaginya menjadi dua negara merdeka pada Agustus 1947.
Kedua negara tersebut adalah India yang mayoritas Hindu dan Pakistan yang mayoritas Muslim.
Pembagian ini memicu migrasi massal dan kekerasan komunal yang menewaskan 500 ribu hingga 1 juta jiwa. Ketegangan negara yang bertetangga yang sekaligus menjadi musuh ini berlanjut.
Meski sempat mereda dalam kurun waktu dua dekade terakhir, ketegangan mulai memanas kembali pada bulan April 2025 insiden mematikan yang menyasar wisatawan Kashmir yang dikelola India.
Situasi panas India–Pakistan tak lepas dari pasukan militer yang memperkuat pertahanan kedua negara tersebut.
Berikut ini adalah perbandingan kekuatan militer darat, laut dan udara antara India–Pakistan.
Baca Juga: Kronologi Konflik India-Pakistan di Kashmir Selama Dua Dekade Lebih
Kekuatan militer India–Pakistan
Masih dari sumber yang sama, situs Business Standard telah merangkum perbandingan kekuatan militer India–Pakistan sebagai berikut.
Berdasarkan data Global Firepower Index tahun 2025, India menduduki ranking empat, sedangkan Pakistan ranking 12.
India memiliki sekitar 1,46 juta pasukan militer aktif, dengan tambahan 1,15 pasukan cadangan. Sedangkan kekuatan militer aktif Pakistan mencapai 654.000, dengan pendukung 500.000 pasukan paramiliter.
Dari segi anggaran, India memiliki anggaran pertahanan sebesar US$79 miliar untuk tahun fiskal 2026. Sebaliknya, alokasi pertahanan Pakistan yang diperkirakan untuk tahun fiskal yang sama adalah US$7,6 miliar.
Dari anggaran tersebut, India memiliki lebih dari 4.200 tank, mulai dari T-90 Bhishma hingga varian Arjun.
Sedabgan Pakistan memiliki sekitar 2.627.
Armada India terdiri dari 148.594 kendaraan lapis baja, tiga kali lebih banyak dari Pakistan yang menunjukkan keunggulan jelas dalam pertempuran darat.
Kekuatan udara India dipersenjatai dengan 2.229 pesawat militer, termasuk 513 jet tempur seperti Rafale, SU-30MKI, dan Tejas.
Di sisi lain, Pakistan memiliki 1.399 pesawat dan 328 pesawat tempur.
India juga memiliki helikopter dan tempat pengisian bahan bakar udara, dengan 899 helikopter, sedangkan Pakistan 373 helikopter.
India juga memiliki enam pesawat tanker udara dibanding empat yang merupakan milik Pakistan.
Pakistan mungkin tidak lebih unggul dari kuantitas, tetapi angkatan udara Pakistan mengoperasikan pesawat tempur canggih seperti JF-17 Thunder dan F-16.
Pakistan juga lebih banyak pesawat latih militer sejumlah 565 dibandingkan dengan India yang memiliki 351.
Pesawat latih ini merupakan pesawat tempur yang digunakan untuk melatih calon-calon penerbang.
Kekuatan militer laut India memiliki 293 kapal, menempatkan negara tersebut di urutan keenam secara global.
Asetnya meliputi dua kapal induk INS Vikramaditya dan INS Vikrant, kemudian 13 kapal perusak, dan 18 kapal selam.
Pakistan sendiri dapat mengoperasikan 121 kapal tanpa induk atau kapal perusak, dan memiliki kapal selam sebanyak 8.
Baik India maupun Pakistan juga telah memperkuat pertahanan mereka dengan senjata nuklir dan rudal.
India memiliki Rudal Agni-V India, dengan jangkauan melebihi 5.200 km, dan pengembangan Agni-VI yang sedang berlangsung.
Pakistan sendiri memiliki rudal jarak jauh Shaheen-III dengan jarak jangkauan sekitar 2.750 km.
Rudal tersebut dapat memperluas jangkauan hingga 3.000 km, diduga berkat bantuan dukungan teknis dari negara Tiongkok dan Belarus.
Baca Juga: Situasi Keamanan Panas, Batik Air Batalkan Sementara Penerbangan ke Pakistan & India
Ketegangan kedua negara yang tengah dilanda konflik menjadi perhatian dunia internasional dengan harapan dapat mereda secara diplomatis agar tidak menjadi konflik yang berkepanjangan.
Tonton: Buffett dan Gates Saat Ditanya Soal Rahasia Kesuksesan Mereka, Jawabannya Kembar!