kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Konflik Timur Tengah Guncang Pasar, Indeks Saham Inggris Terkoreksi


Senin, 02 Maret 2026 / 19:38 WIB
Konflik Timur Tengah Guncang Pasar, Indeks Saham Inggris Terkoreksi


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks saham Inggris ditutup melemah pada perdagangan Senin (2/3/2026), seiring aksi jual global yang dipicu oleh eskalasi konflik militer di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak akibat gangguan di jalur pelayaran vital turut mendorong investor beralih ke aset safe haven.

Harga minyak melonjak hampir 8% setelah serangan balasan dari Iran mengganggu aktivitas pelayaran di Selat Hormuz. Gangguan ini terjadi menyusul serangan udara akhir pekan oleh Israel dan Amerika Serikat yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Di tengah lonjakan harga energi, saham perusahaan minyak besar Inggris seperti Shell naik sekitar 2%. Sementara itu, saham sektor pertahanan seperti BAE Systems melonjak 4,9%.

Namun, tekanan jual melanda sektor lainnya, terutama perbankan dan perjalanan, karena investor mengantisipasi potensi gangguan ekonomi dan mobilitas global.

Baca Juga: Salah Tembak di Tengah Perang, Pertahanan Kuwait Jatuhkan 3 Jet Tempur F-15 AS

Indeks unggulan FTSE 100 turun 1% pada pukul 11.31 GMT setelah sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi. Sementara indeks domestik FTSE 250 merosot 1,3%.

Kepala pasar di AJ Bell, Dan Coatsworth, mengatakan bahwa jika ketegangan berlanjut, pasar akan mulai mengkhawatirkan tekanan inflasi baru yang dapat mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Saham bank-bank besar seperti HSBC, Barclays, dan Lloyds Banking Group masing-masing turun antara 2,7% hingga 4,7%, seiring lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran akan kembalinya inflasi.

Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris juga meningkat karena investor mulai mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank of England. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang 74% untuk penurunan suku bunga bulan ini, turun dari sekitar 78% pada pekan sebelumnya.

Di sektor penerbangan, operator British Airways, yakni International Airlines Group (IAG), anjlok 5,8% setelah mengumumkan pembatalan penerbangan ke Tel Aviv dan Bahrain hingga 3 Maret.

Baca Juga: Ruang Angkasa Jadi Medan Perang Baru, Investasi Militer Melonjak Pesat

Indeks sektor perjalanan dan rekreasi FTSE 350 turut melemah 4,6%, dengan saham hotel dan operator kapal pesiar menjadi yang paling terdampak.

Sementara itu, perusahaan pemasok komponen pesawat Senior plc turun 3,7%, meskipun melaporkan kinerja yang positif. Perusahaan ini merupakan pemasok bagi produsen pesawat besar seperti Boeing dan Airbus.

Ketidakpastian geopolitik yang meningkat diperkirakan akan terus membayangi pasar global, khususnya jika konflik di Timur Tengah semakin meluas dan berdampak pada stabilitas energi dunia.




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×