kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Korban kematian virus corona di daratan China menembus 2.000 kasus!


Rabu, 19 Februari 2020 / 08:02 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona. REUTERS/Aly Song


Sumber: South China Morning Post,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Sementara itu, melansir Reuters, Jepang berencana untuk memulai uji coba obat-obatan HIV untuk merawat pasien virus corona. Langkah ini dilakukan seiring peningkatan jumlah kasus sehingga bisa menjadi ancaman yang semakin besar terhadap ekonomi dan kesehatan masyarakat.

Menurut juru bicara pemerintah Jepang, "Saat ini pemerintah tengah membuat persiapan sehingga uji klinis menggunakan obat HIV pada pasien virus corona baru dapat dimulai sesegera mungkin," kata Yoshihide Suga mengatakan pada briefing. Dia menambahkan, pemerintah tidak bisa mengatakan berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyetujui penggunaan obat.

Baca Juga: Ekonomi terpukul akibat virus corona, ini langkah yang diambil China

Saat ekonomi Jepang yang terkontraksi memperdalam kekhawatiran resesi, penyebaran virus telah mendorong Tokyo untuk membatasi jumlah pertemuan publik, sementara beberapa perusahaan meminta karyawan untuk bekerja dari rumah.

Obat-obatan HIV telah disebut-sebut sebagai obat potensial untuk virus corona, yang telah menewaskan hampir 1.900 orang di China daratan. Belum ada terapi yang terbukti sepenuhnya efektif melawan infeksi.




TERBARU

[X]
×