Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – SINGAPURA. Korea Selatan dan Jepang membahas kemungkinan untuk merampungkan perjanjian dukungan logistik militer yang akan memperkuat kerja sama pertahanan kedua negara. Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan para menteri pertahanan di sela-sela forum keamanan regional Shangri-La Dialogue di Singapura.
Mengutip laporan Yonhap News Agency pada Minggu (31/5/2026), Menteri Pertahanan Korea Selatan Ahn Gyu-back dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mendiskusikan peluang penyelesaian perjanjian yang memungkinkan kedua negara saling mendukung kebutuhan logistik militer.
Usai pertemuan tersebut, Ahn menegaskan bahwa langkah menuju kesepakatan masih memerlukan dukungan publik dari kedua negara.
“Hal ini memerlukan pemahaman dan upaya meyakinkan warga dari kedua negara, dan saya percaya kita tetap harus melangkah dengan hati-hati,” ujar Ahn.
Baca Juga: China Gelar Patroli di Laut China Selatan, Filipina Siaga
Ahn merujuk pada potensi perjanjian Acquisition and Cross-Servicing Agreement (ACSA), yakni kesepakatan yang memungkinkan Korea Selatan dan Jepang sebagai sekutu dekat Amerika Serikat untuk berbagi serta saling menyediakan dukungan logistik militer.
Melalui perjanjian tersebut, Seoul dan Tokyo dapat saling memasok berbagai kebutuhan operasional militer, termasuk bahan bakar, makanan, amunisi, serta dukungan logistik lainnya saat menjalankan operasi atau latihan bersama.













