kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.597.000   -16.000   -0,61%
  • USD/IDR 17.998   74,00   0,41%
  • IDX 6.148   -94,03   -1,51%
  • KOMPAS100 799   -14,31   -1,76%
  • LQ45 612   -9,30   -1,50%
  • ISSI 212   -3,34   -1,55%
  • IDX30 339   -4,87   -1,42%
  • IDXHIDIV20 427   -2,25   -0,52%
  • IDX80 91   -1,67   -1,79%
  • IDXV30 116   -0,86   -0,73%
  • IDXQ30 110   -0,92   -0,84%

Korea Selatan Protes Ukraina soal Pengungkapan Transfer Tawanan Korut


Senin, 28 September 2026 / 18:45 WIB
Korea Selatan Protes Ukraina soal Pengungkapan Transfer Tawanan Korut
ILUSTRASI. Militer angkatan darat Korea Utara (KCNA/via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan memanggil pejabat diplomatik Ukraina untuk memprotes pengungkapan transfer dua tentara Korea Utara yang ditangkap saat bertempur untuk Rusia dalam perang di Ukraina.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Senin (28/9/2026) memanggil pelaksana tugas Duta Besar Ukraina Andrii Vieshkin. Seoul meminta penjelasan resmi sekaligus permintaan maaf dari Kyiv karena mengungkapkan informasi tersebut ke publik.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy sebelumnya menyampaikan dalam sidang Majelis Umum PBB bahwa Ukraina telah menyerahkan dua tentara Korea Utara yang ditangkap kepada Korea Selatan. 

Baca Juga: Korea Selatan Minta Pemaparan Rencana Investasi AS di Parlemen Ditunda

Seoul menyatakan pengungkapan tersebut melanggar kesepahaman kedua negara untuk menjaga rencana transfer itu tetap rahasia. Korea Selatan juga memprotes pernyataan kantor kepresidenan Ukraina yang membantah adanya kesepakatan kerahasiaan.

“Pengungkapan bahwa tidak ada kesepakatan rahasia secara serius merusak kepercayaan antarkedua pemerintah,” kata Wakil Menteri Pertama Luar Negeri Korea Selatan Park Yoon-joo.

Kementerian tersebut meminta Ukraina mengambil langkah untuk mencegah kejadian serupa terulang. Vieshkin disebut telah mendengarkan keberatan Seoul dan akan menyampaikannya kepada pemerintah Ukraina.

Transfer dua tentara Korea Utara itu berlangsung ketika Korea Selatan tengah mendukung upaya membuka kembali dialog dengan Pyongyang.

Baca Juga: Asian Games 2026, Korea Selatan Protes Ke Jepang Karena Masalah Kasur

Pada saat yang sama, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan kesediaannya untuk berkomunikasi dengan Korea Utara.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×