kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Korea Utara kecam pencabutan semua pembatasan rudal Korea Selatan oleh AS


Senin, 31 Mei 2021 / 14:24 WIB
ILUSTRASI. Bendera Korea Selatan dan AS berkibar bersebelahan di Yongin, Korea Selatan, 23 Agustus 2016.


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: S.S. Kurniawan

Lalu, membatalkan batas berat hulu ledak dan mencabut larangan penggunaan bahan bakar padat untuk meluncurkan pesawat ruang angkasa. 

Sekarang, semua pembatasan itu telah dicabut, Korea Selatan bisa mengembangkan dan memiliki semua jenis rudal, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM) dan rudal balistik yang diluncurkan kapal selam canggih (SLBM).

KCNA mengkritik pencabutan pedoman rudal, khususnya, untuk "secara sah merealisasikan penyebaran rudal jarak menengah". 

"Ini adalah kesalahan serius untuk menekan DPRK dengan menciptakan ketidakseimbangan asimetris di dalam dan sekitar Semenanjung Korea karena ini dapat menyebabkan situasi akut dan tidak stabil di Semenanjung Korea yang sekarang secara teknis sedang berperang," kata KCNA.

"Sasaran DPRK bukanlah tentara ROK tetapi AS," tambahnya, menggunakan singkatan nama resmi Korea Selatan, Republik Korea. 

"Kami akan melawan AS dengan prinsip kekuatan untuk kekuatan dan niat baik dalam kebaikan. Ketegangan yang meningkat di Semenanjung Korea akan menyebabkan ketidakstabilan kekuatan yang mengancam DPRK," tegas KCNA. 

Selanjutnya: Adik Kim Jong Un: Manuver oleh kotoran manusia di Korea Selatan provokasi serius




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×