Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) akan melakukan latihan militer gabungan dari tanggal 9 hingga 11 September 2026.
Militer Korea Selatan mengatakan, latihan militer gabungan ini dilakukan untuk menguji kesiapan menghadapi ancaman rudal dan senjata nuklir Korea Utara.
Latihan tahunan Freedom Edge, yang bersifat defensif, akan diadakan di perairan internasional di selatan dan timur pulau Jeju di Korea Selatan, kata Kepala Staf Gabungan Seoul dalam sebuah pernyataan, Jumat (28/8/2026).
Latihan trilateral ini dilakukan setelah Presiden A.S. Donald Trump mengurangi latihan gabungan besar-besaran dengan Korea Selatan dan kemudian AS juga membatalkan latihan gabungan Korps Marinir yang dijadwalkan bulan depan.
Baca Juga: Trump Batasi Program Magang Bagi Mahasiswa Internasional
Trump sebagian mengutip penolakan Seoul untuk menawarkan bantuan dalam perang Iran dan mengatakan latihan Ulchi Freedom Shield bulan ini mengirimkan pesan yang salah ke Korea Utara.
Trump telah berusaha mengadakan pertemuan puncak baru dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Keduanya bertemu pada 2018 dan 2019














