kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.143   56,00   0,31%
  • IDX 5.917   -7,58   -0,13%
  • KOMPAS100 772   1,18   0,15%
  • LQ45 590   0,90   0,15%
  • ISSI 203   -0,55   -0,27%
  • IDX30 334   0,62   0,18%
  • IDXHIDIV20 414   1,14   0,28%
  • IDX80 88   0,21   0,24%
  • IDXV30 113   0,37   0,33%
  • IDXQ30 107   0,02   0,02%

Kremlin Tegaskan Status Netral Ukraina Jadi Syarat Utama Perdamaian


Senin, 15 Desember 2025 / 17:33 WIB
Kremlin Tegaskan Status Netral Ukraina Jadi Syarat Utama Perdamaian
ILUSTRASI. Vladimir Putin, Perdamaian Rusia Ukraina (NULL/Kremlin.ru). Kremlin tegaskan status Ukraina yang tidak bergabung dengan aliansi militer NATO menjadi salah satu isu pokok pembicaraan mencapai perdamaian.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Kremlin menegaskan bahwa status Ukraina yang tidak bergabung dengan aliansi militer NATO menjadi salah satu isu pokok dalam pembicaraan kemungkinan kesepakatan perdamaian. 

Hal ini disampaikan juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, pada Senin (15/12/2025).

“Secara alami, isu ini merupakan salah satu dasar utama dan tentu menjadi pembahasan khusus,” kata Peskov kepada awak media.

Baca Juga: Rusia dan Ukraina Gelar Perundingan Damai Pertama dalam Tujuh Pekan

Peskov menambahkan, Rusia menantikan pembaruan informasi dari Amerika Serikat setelah dialog Washington dengan negara-negara Eropa dan Ukraina di Berlin.

Presiden Rusia, Vladimir Putin, sebelumnya menegaskan bahwa Ukraina harus secara resmi melepaskan ambisinya untuk bergabung dengan NATO. 

Selain itu, Rusia menuntut Ukraina menarik pasukannya dari sekitar 10% wilayah Donbas yang masih dikontrol Kyiv. 

Baca Juga: Kremlin Bantah Proses Perdamaian Ukraina Mandek Meski AS Kirim Senjata Lagi

Moskow juga menekankan bahwa Ukraina harus bersikap netral dan tidak menempatkan pasukan NATO di wilayahnya.


Tag


TERBARU

[X]
×