kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Krisis Iran: AS siap untuk negosiasi serius dengan Teheran


Kamis, 09 Januari 2020 / 14:39 WIB
ILUSTRASI. Salah satu anggota pasukan militer AS. (Dok. REUTERS)


Sumber: BBC,Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Apa yang terjadi dalam serangan rudal?

Sebanyak 16 rudal diluncurkan dari setidaknya tiga lokasi di Iran, kata Menteri Pertahanan Mark Esper.

Setidaknya 11 dari rudal tersebut menyerang pangkalan udara di Al Asad, barat Baghdad, dan setidaknya satu lagi menghantam pangkalan Irbil.

Beberapa rudal lainnya mendarat agak jauh dari target.

Serangan terjadi sekitar pukul 02:00 waktu setempat pada hari Rabu (22:30 GMT pada hari Selasa).

Baca Juga: Trump: AS akan kenakan sanksi baru yang powerful atas Iran setelah serangan rudal

Kepala Staf Gabungan AS Mark Milley mengatakan dia yakin sistem peringatan dini telah mencegah jatuhnya korban dari pihak AS.

"Apa yang saya percayai, berdasarkan apa yang saya lihat dan apa yang saya tahu, adalah bahwa mereka dimaksudkan untuk menyebabkan kerusakan struktural, menghancurkan kendaraan dan peralatan dan pesawat terbang, dan untuk membunuh anggota militer," katanya.




TERBARU

[X]
×