Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.493
  • SUN94,17 -0,23%
  • EMAS659.000 0,61%

KTT G20 di tengah ancaman perang dagang dan krisis ekonomi

Senin, 03 Desember 2018 / 09:24 WIB

KTT G20 di tengah ancaman perang dagang dan krisis ekonomi
ILUSTRASI. Foto bersama para pemimpin negara KTT G20 di Buenos Aires

KONTAN.CO.ID - DW. Diplomat Argentina Pedro Villagra Delgado yang aktif mempersiapkan KTT G20 ingin agar pertemuan puncak itu bermanfaat bagi dunia. Dia sendiri bekerja keras selama berbulan-bulan mempersiapkan ajang bergengsi itu. KTT G20 dia harapkan akan membahas juga dampak teknologi digital pada dunia kerja, masalah pendidikan, pembangunan berkelanjutan dan ketahanan pangan.

Tetapi sebagai diplomat kawakan, Delgado paham bahwa pembicaraan di Buenos Aires akan didominasi kontroversi tentang kebijakan ekonomi AS di bawah Presiden Donald Trump. Dengan motto "America First", Trump menabuh genderang perang dagang dengan mitra-mitra dagang penting seperti Kanada, Uni Eropa dan Cina.

Direktur Dana Moneter Internasional Christine Lagarde memperingatkan, konflik perdagangan dan penerapan tarif impor yang lebih tinggi dan luas akan menjadi risiko besar bagi perdagangan global. Dia mengatakan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa "dalam skenario terburuk dan di bawah kebijakan saat ini, dampaknya dalam kisaran 0,5 persen dari PDB global."

Trump ingin kesepakatan baru

Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel dan banyak pemimpin lainnya mempromosikan perdagangan global yang bebas dan adil, Trump tetap berpegang pada kebijakan unilateral dan perjanjian bilateral.

Target Presiden AS adalah mencapai kesepakatan baru dengan Cina. Dia mengirim peringatan keras kepada Beijing dalam pesan-pesannya di media sosial, namun pada saat yang sama mengumumkan rencana pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping di Buenos Aires "untuk mencapai kesepakatan".

"Semuanya kami lakukan dengan sangat baik berhadapan dengan Cina," kata Trump. "Cina ingin membuat kesepakatan buruk. Saya masih bisa menerapkan tarif impor senilai 250 miliar dolar, jika kita tidak berhasil mencapai kesepakatan - Percayalah, saya akan menerapkannya," tandas Trump.

Harus ada kerja sama

Tuan rumah Argentina berharap, para pemimpin pada hari terakhir KTT G20 bisa saling mendekati. Anggota G20 menguasai lebih 80 persen perdagangan dunia. Delgado mengatakan, harapannya adalah bahwa dalam komunike akhir "akan ada konsensus dan komitmen lagi untuk bekerja bersama, "demi yang terbaik bagi kita semua."

Para diplomat Uni Eropa menekankan, masih ada kemungkinan berunding dengan AS, misalnya tentang reformasi di Organisasi Perdagangan Dunia, WTO. Kritik-kritik delegasi AS terhadap organsiasi itu memang menunjukkan pentingnya pembaruan.

Pedro Villagra Delgado mengatakan, satu-satunya hal pasti setelah KTT G20 adalah  bahwa semuanya akan berubah. Tidak ada hal yang statis dalam hubungan internasional, katanya.

 

Sumber : DW.com
Editor: Sri Sayekti

Video Pilihan

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0012 || diagnostic_api_kanan = 0.0745 || diagnostic_web = 0.4077

Close [X]
×