kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.950   34,00   0,20%
  • IDX 7.229   -133,17   -1,81%
  • KOMPAS100 1.001   -20,27   -1,99%
  • LQ45 737   -14,22   -1,89%
  • ISSI 254   -5,67   -2,19%
  • IDX30 394   -6,80   -1,70%
  • IDXHIDIV20 489   -7,36   -1,48%
  • IDX80 113   -2,21   -1,92%
  • IDXV30 132   -1,85   -1,38%
  • IDXQ30 127   -1,95   -1,51%

Kuba Bakal Bebaskan 51 Tahanan dalam Kesepakatan yang Dimediasi Vatikan


Jumat, 13 Maret 2026 / 10:22 WIB
Kuba Bakal Bebaskan 51 Tahanan dalam Kesepakatan yang Dimediasi Vatikan
ILUSTRASI. Kuba Bakal Bebaskan 51 Tahanan dalam Kesepakatan yang Dimediasi Vatikan


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - HAVANA. Kuba mengatakan akan membebaskan 51 tahanan dalam beberapa hari mendatang berdasarkan kesepakatan dengan Vatikan, pada saat pemerintah Komunis berada di bawah tekanan yang meningkat dari Amerika Serikat (AS) untuk mereformasi pemerintahan satu partainya.

Pembebasan tahanan ini terjadi dua minggu setelah Menteri Luar Negeri Bruno Rodriguez bertemu dengan Paus Leo di Vatikan dan pada saat Kuba menghadapi krisis ekonomi yang parah, yang diperparah oleh pemberlakuan blokade minyak virtual oleh Presiden AS Donald Trump di pulau Karibia tersebut. 

"Dalam semangat niat baik dan hubungan yang erat dan lancar antara negara Kuba dan Vatikan, yang komunikasinya secara historis telah terjaga mengenai peninjauan dan pembebasan tahanan, pemerintah Kuba telah memutuskan untuk membebaskan 51 orang yang dijatuhi hukuman penjara dalam beberapa hari mendatang," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Harga Emas Naik Tipis di Pagi Ini (13/3) Namun Berada di Jalur Penurunan Mingguan

"Semua telah menjalani sebagian besar hukuman mereka dan telah menunjukkan perilaku baik di penjara," lanjut pernyataan tersebut.

Kuba menyatakan, telah memberikan pengampunan kepada 9.905 narapidana sejak tahun 2010, sementara memberikan pembebasan dini kepada 10.000 narapidana lainnya dalam tiga tahun terakhir.

Pada Maret 2025, Kuba memberikan pembebasan dini kepada 553 tahanan dalam kesepakatan lain yang dimediasi Vatikan.

Namun, kelompok hak asasi manusia mengatakan pemerintah Komunis menahan ratusan tahanan politik, dengan perkiraan yang bervariasi. Tidak jelas berapa banyak dari 51 tahanan yang dibebaskan baru-baru ini ditahan karena kejahatan umum atau tuduhan terkait demonstrasi publik.

"Keputusan kedaulatan ini adalah praktik umum dalam sistem peradilan pidana kami dan telah menjadi ciri khas perjalanan kemanusiaan revolusi, yang kali ini bertepatan dengan mendekatnya perayaan keagamaan Pekan Suci," kata Kuba. 

Pemerintah Kuba selalu menolak anggapan bahwa mereka membuat keputusan di bawah tekanan AS. Pengumuman pada hari Kamis ini bertepatan dengan kampanye tekanan paling intens yang dilakukan Washington dalam beberapa dekade terakhir. 

Pada 3 Januari, AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, menyingkirkan pendukung asing terpenting Kuba dari kekuasaan.

Dalam beberapa minggu terakhir, Trump telah membuat serangkaian pernyataan yang mengancam, mengatakan bahwa Kuba berada di ambang kehancuran atau ingin membuat kesepakatan dengan Amerika Serikat. 

Baca Juga: Australia Lepaskan Cadangan Bensi dan Solar, Krisis Pasokan Bahan Bakar Mengintai

Pada hari Senin, ia mengatakan Kuba mungkin akan mengalami "pengambilalihan secara damai," kemudian menambahkan, "mungkin bukan pengambilalihan secara damai."

"Itu tidak akan terlalu penting karena mereka benar-benar ... seperti yang mereka katakan, kehabisan tenaga. Mereka tidak punya energi, mereka tidak punya uang," kata Trump kepada wartawan di Doral, Florida. 

Pemerintah Kuba membantah bahwa ada pembicaraan resmi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat, tetapi belum secara eksplisit membantah laporan pers bahwa pejabat AS sedang berdiskusi dengan Raul Guillermo Rodriguez Castro, cucu dari mantan Presiden Kuba Raul Castro, yang berusia 94 tahun dan masih memiliki pengaruh besar.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×