kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.810   -18,00   -0,11%
  • IDX 8.116   84,10   1,05%
  • KOMPAS100 1.145   13,24   1,17%
  • LQ45 827   6,22   0,76%
  • ISSI 288   4,53   1,60%
  • IDX30 430   3,49   0,82%
  • IDXHIDIV20 516   2,72   0,53%
  • IDX80 128   1,24   0,98%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,73   0,53%

Kucing di Spanyol terjangkit corona, bisa menular ke manusia?


Sabtu, 09 Mei 2020 / 02:00 WIB
Kucing di Spanyol terjangkit corona, bisa menular ke manusia?


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Segales, risiko penularan virus corona dari manusia ke kucing cukup rendah. Sementara penularan kucing ke kucing juga relatif tidak efisien.

"Peran hewan peliharaan dalam epidemiologi Covid-19 bisa diabaikan, tanpa bukti ada orang yang terjangkit virus dari hewan peliharaan," ujar Segales.

“Virus ini sangat efektif dalam penularan dari orang ke orang. Tetapi, penularan dari hewan ke orang masih merupakan situasi yang sangat luar biasa,” sebut dia.

Baca Juga: Anjing pertama dunia yang terinfeksi corona tewas setelah dipulangkan dari karantina

Sebuah tim di Harbin Veterinary Research Institute, China melakukan penelitian terhadap kerentanan hewan terhadap virus corona, dengan memaparkan mereka pada dosis tinggi virus dan mengamati penularan antarspesies.

Studi ini menemukan, musang paling rentan terkena dan menularkan virus ke musang lainnya. Kucing sedikit rentan dan anjing hampir tidak rentan. Sedang babi, bebek, dan ayam sama sekali tidak rentan.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×