kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Laut China Selatan: Hubungan Vietnam-China di ujung tanduk


Jumat, 21 Agustus 2020 / 13:49 WIB
ILUSTRASI. Kapal patroli China yang terlihat dari atas kapal patroli Vietnam.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Menurut data dari situs pelacakan kapal Marine Traffic, pada Kamis malam, kapal penjaga pantai China, Zhongquo Haijing 5204, terlihat di sekitar Blok 06.1, area ekstraksi minyak dan gas dalam zona ekonomi eksklusif 200 mil laut Vietnam.

Sementara itu, mengutip Express.co.uk, minggu ini, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) menyelesaikan latihan tembak langsung di Laut China Timur.

Latihan telah dilakukan selama tiga hari dan dilakukan di sekitar Taiwan.

Baca Juga: Kembali bergolak, kapal induk AS Ronald Reagan kembali lagi ke Laut China Selatan

Seperti Kepulauan Spratly, Taiwan diklaim oleh Beijing berdasarkan kebijakan Xi Jinping.

Sebuah laporan resmi menyatakan: "Pelatihan meletakkan dasar yang kokoh untuk memenangkan pertempuran, sambil memoles kemampuan tempur pasukan."

Latihan tembak langsung ini dilakukan saat Angkatan Laut AS mengirim kapal lain melalui Selat Taiwan.

Baca Juga: Malaysia tembak nelayan Vietnam, ini efeknya

AS terus melakukan latihan ini untuk menggambarkan dukungannya terhadap kemerdekaan Taiwan dan kebebasan wilayah.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×