kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.164   -138,03   -1,89%
  • KOMPAS100 989   -24,52   -2,42%
  • LQ45 732   -14,72   -1,97%
  • ISSI 252   -6,20   -2,41%
  • IDX30 398   -8,38   -2,06%
  • IDXHIDIV20 499   -11,65   -2,28%
  • IDX80 112   -2,43   -2,13%
  • IDXV30 136   -1,81   -1,31%
  • IDXQ30 130   -3,03   -2,28%

Lobi Anwar Ibrahim berhasil, Iran Izinkan Kapal-Kapal Malaysia Melintas Selat Hormuz


Kamis, 26 Maret 2026 / 19:03 WIB
Lobi Anwar Ibrahim berhasil, Iran Izinkan Kapal-Kapal Malaysia Melintas Selat Hormuz
ILUSTRASI. Diplomasi Perdana Menteri Anwar Ibrahim berhasil membuka Selat Hormuz untuk kapal Malaysia. Dampak besar pada jalur minyak dunia (Wong Fok Loy/SOPA Images via REUTERS)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan bahwa kapal-kapal Malaysia kini telah diizinkan melintas di Selat Hormuz setelah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan Timur Tengah.

Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Kamis (26/3), Anwar mengungkapkan dirinya telah berbicara dengan para pemimpin dari Iran, Mesir, Turki, serta negara-negara lain guna meredakan ketegangan dan memastikan kelancaran jalur pelayaran energi.

Anwar juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian atas keputusan yang memungkinkan kapal-kapal Malaysia melintas di jalur strategis tersebut.

Baca Juga: Korban Tewas Perang Iran Tembus Ribuan, Konflik Meluas di Timur Tengah

“Kami sekarang dalam proses membebaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang,” ujar Anwar.

Upaya Diplomasi dan Tantangan Perdamaian

Menurut Anwar, komunikasi dengan Iran dan negara-negara lain merupakan bagian dari upaya Malaysia untuk mendorong perdamaian di kawasan Timur Tengah yang tengah dilanda konflik.

Namun, ia mengakui proses tersebut tidak mudah. Iran, kata Anwar, merasa telah berulang kali dikecewakan dan sulit menerima langkah menuju perdamaian tanpa adanya jaminan keamanan yang jelas dan mengikat.

Kondisi ini menunjukkan kompleksitas geopolitik yang mempengaruhi stabilitas kawasan sekaligus jalur distribusi energi global.

Dampak ke Ekonomi dan Kebijakan Energi

Anwar menegaskan pemerintah Malaysia akan tetap mempertahankan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM), meskipun tekanan terhadap pasokan energi meningkat akibat konflik dan gangguan distribusi.

Baca Juga: Siprus Pangkas Pajak dan Subsidi Pariwisata Imbas Perang Iran

Di sisi lain, pemerintah juga mulai mengambil langkah penyesuaian, termasuk mengurangi alokasi bulanan BBM bersubsidi guna mengantisipasi dampak gangguan pasokan.

“Untuk saat ini, kami harus mengelola situasi karena dampak blokade di Selat Hormuz, perang, serta terhentinya pasokan minyak dan gas semuanya berpengaruh pada kami,” jelas Anwar.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur vital yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia. Gangguan di kawasan ini tidak hanya berdampak pada negara-negara Timur Tengah, tetapi juga memicu tekanan global terhadap harga energi dan inflasi.

Langkah diplomatik Malaysia ini mencerminkan upaya negara-negara di luar kawasan konflik untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus melindungi kepentingan ekonomi domestik di tengah ketidakpastian global.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×