kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.624.000   -40.000   -1,50%
  • USD/IDR 17.783   18,00   0,10%
  • IDX 6.596   -4,17   -0,06%
  • KOMPAS100 859   -4,53   -0,52%
  • LQ45 652   -2,54   -0,39%
  • ISSI 229   -0,27   -0,12%
  • IDX30 365   -1,19   -0,33%
  • IDXHIDIV20 451   -1,09   -0,24%
  • IDX80 98   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -1,26   -1,01%
  • IDXQ30 117   -0,24   -0,20%

Lowongan Kerja AS Cuma Tambah 38.000, Jauh di Bawah Ekspektasi Ekonom


Rabu, 02 September 2026 / 20:37 WIB
Lowongan Kerja AS Cuma Tambah 38.000, Jauh di Bawah Ekspektasi Ekonom
ILUSTRASI. Tenaga kerja AS (REUTERS/RICK WILKING)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pertumbuhan lapangan kerja sektor swasta Amerika Serikat (AS) kembali melambat pada Agustus 2026. Pengusaha swasta hanya menambah 38.000 pekerjaan, lebih rendah dari ekspektasi ekonom. Ini karena penguatan di sektor pendidikan dan layanan kesehatan tertahan oleh penurunan pekerjaan di sektor manufaktur dan sejumlah industri lainnya.

Laporan ADP National Employment Report yang dirilis Rabu (2/9/2026) menunjukkan, kenaikan payroll swasta pada Agustus turun dari 46.000 pekerjaan pada Juli, yang sebelumnya direvisi naik dari 44.000 pekerjaan.

Angka tersebut juga jauh di bawah perkiraan ekonom yang disurvei Reuters. Mereka sebelumnya memperkirakan payroll swasta akan bertambah 48.000 pekerjaan pada Agustus.

Baca Juga: Bank Sentral Belanda Pindahkan 86 Ton Emas ke London, Antisipasi Risiko Geopolitik

Sektor pendidikan dan layanan kesehatan menjadi penopang utama pasar tenaga kerja dengan penambahan 45.000 pekerjaan. Sektor rekreasi dan perhotelan menyusul dengan tambahan 16.000 pekerjaan, sementara sektor aktivitas keuangan menambah 6.000 pekerjaan.

Sektor konstruksi juga mencatat pertumbuhan dengan tambahan 12.000 pekerjaan.

Namun, pelemahan terjadi di sejumlah sektor. Industri manufaktur memangkas 17.000 pekerjaan, sedangkan sektor jasa profesional dan bisnis kehilangan 16.000 pekerjaan.

Penurunan lapangan kerja juga terjadi pada sektor perdagangan, transportasi dan utilitas, serta sektor informasi, sumber daya alam dan pertambangan.

Laporan ADP tersebut dikembangkan bersama Stanford Digital Economy Lab dan dirilis menjelang laporan ketenagakerjaan Agustus dari Bureau of Labor Statistics (BLS) yang lebih komprehensif dan menjadi perhatian utama pasar pada Jumat (4/9/2026).

Meski demikian, data ADP selama ini dinilai kurang akurat dalam memprediksi estimasi payroll swasta yang nantinya dirilis BLS.

Data BLS yang dirilis Selasa (1/9/2026) menunjukkan terdapat 1,05 lowongan pekerjaan untuk setiap orang yang menganggur pada Juli, tidak banyak berubah dibandingkan Juni. Kondisi tersebut menunjukkan pasar tenaga kerja masih relatif stabil.

Ekonom menilai pasar tenaga kerja AS masih berada dalam kondisi "slow-hire, slow-fire", yakni perusahaan cenderung lambat merekrut pekerja sekaligus tidak banyak melakukan pemutusan hubungan kerja. Namun, momentum pasar tenaga kerja telah melambat sejak lonjakan pertumbuhan pada musim semi.

Baca Juga: Kapal Tanker Minyak Arab Saudi Diserang Iran di Selat Hormuz, Dua Pelaut Tewas

Untuk laporan BLS yang akan dirilis Jumat, survei Reuters terhadap ekonom memperkirakan payroll swasta bertambah 45.000 pekerjaan pada Agustus, setelah meningkat 30.000 pada Juli.

Sementara itu, total nonfarm payrolls diperkirakan kembali tumbuh dengan tambahan 56.000 pekerjaan pada Agustus, setelah secara mengejutkan turun 23.000 pekerjaan pada Juli. Pemulihan tersebut sebagian diperkirakan berasal dari kembalinya pertumbuhan pekerjaan di sektor pendidikan pemerintah daerah.

Ekonom senior AS di Pantheon Macroeconomics Oliver Allen mengatakan kenaikan lapangan kerja yang lebih sehat pada Agustus perlu dilihat sebagai sebagian pemulihan dari lemahnya kondisi dalam beberapa bulan sebelumnya.

"Kami akan melihat kenaikan lapangan kerja yang lebih sehat pada Agustus sebagai sebagian upaya untuk menutup kelemahan akut dalam beberapa bulan sebelumnya," ujar Allen.

Menurut dia, gambaran besarnya kemungkinan masih menunjukkan bahwa peningkatan pertumbuhan lapangan kerja yang sempat terlihat pada musim semi telah memudar.

Di sisi lain, tingkat pengangguran AS diperkirakan tetap berada di 4,1% pada Agustus.

Data ketenagakerjaan tersebut menjadi perhatian pasar karena dapat memberikan petunjuk mengenai arah perekonomian AS dan kebijakan suku bunga Federal Reserve. Perlambatan perekrutan, jika berlanjut, dapat memperkuat ekspektasi bahwa tekanan terhadap pasar tenaga kerja mulai meningkat.

Baca Juga: Bank Sentral India Berhasil Tarik US$ 136,38 Miliar Valas untuk Perkuat Rupee




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×