Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
Sementara itu, situasi di dalam negeri Venezuela masih tegang. Pemerintah memerintahkan penangkapan terhadap siapa pun yang dianggap membantu penangkapan Maduro.
Sedikitnya 14 pekerja media sempat ditahan singkat saat meliput situasi di Caracas. Otoritas menyatakan kondisi negara tetap terkendali.
Di Amerika Serikat, Maduro (63 tahun) pada Senin waktu setempat mengaku tidak bersalah di pengadilan Manhattan atas sejumlah dakwaan narkotika, termasuk narco-terorisme dan konspirasi penyelundupan kokain.
Ia tetap menyatakan dirinya sebagai presiden sah Venezuela. Istrinya, Cilia Flores, juga mengajukan pembelaan tidak bersalah. Sidang lanjutan dijadwalkan pada 17 Maret 2026.
Baca Juga: Venezuela Pakai Kripto Gantikan Dolar AS Untuk Transaksi Valas
Maduro dituduh mengawasi jaringan perdagangan kokain bersama kartel internasional. Ia membantah semua tuduhan dan menyebutnya sebagai dalih AS untuk menguasai cadangan minyak Venezuela, yang merupakan terbesar di dunia dengan sekitar 303 miliar barel.
Langkah AS terhadap Venezuela menuai kritik dari Rusia, China, dan sejumlah sekutu kiri di Amerika Latin. Sejumlah pakar hukum internasional juga mempertanyakan dasar hukum intervensi tersebut dan mendorong penyelesaian melalui dialog serta mekanisme hukum internasional.













