kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.128   -49,56   -0,80%
  • KOMPAS100 796   -11,95   -1,48%
  • LQ45 600   -8,91   -1,46%
  • ISSI 213   0,33   0,16%
  • IDX30 340   -5,25   -1,52%
  • IDXHIDIV20 416   -5,52   -1,31%
  • IDX80 90   -1,44   -1,56%
  • IDXV30 112   -1,02   -0,91%
  • IDXQ30 108   -1,75   -1,59%

Makin Dekat Indonesia, Singapura Laporkan 4 Kasus Cacar Monyet


Sabtu, 09 Juli 2022 / 07:51 WIB
ILUSTRASI. Singapura melaporkan satu lagi kasus impor cacar monyet. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Kementerian Kesehatan Singapura pada Jumat (8/7) melaporkan satu lagi kasus impor cacar monyet. Sehingga, total kasus yang terkonfirmasi sejak Juni menjadi empat.

Mengutip Channel News Asia, kasus cacar monyet terbaru adalah warga negara India berusia 30 tahun yang tinggal di Singapura dan baru saja kembali dari Jerman.

Pria itu mengalami ruam di daerah selangkangan pada 30 Juni dan demam seminggu kemudian di 7 Juli. Dia dibawa ke Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID), dan dinyatakan positif cacar monyet pada 8 Juli.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, pelacakan kontak sedang berlangsung. Dan, kasus terbaru tidak terkait dengan kasus cacar monyet lainnya yang sebelumnya Kementerian Kesehatan Singapura umumkan.

Baca Juga: Menyebar ke Daerah Baru, WHO Laporkan 2 Kematian Baru Akibat Cacar Monyet

Di antara empat kasus cacar monyet di Singapura, satu di antaranya penularan secara lokal.

Kasus cacar monyet pertama di Singapura tahun ini merupakan kasus impor. Pasien adalah warga negara Inggris berusia 42 tahun yang bekerja sebagai pramugari. Dia dinyatakan positif pada 20 Juni.

Infeksi lokal pertama di Singapura dilaporkan pada Rabu (6/7), seorang pria Malaysia berusia 45 tahun yang tinggal di Singapura.

Cacar monyet adalah penyakit virus yang disebabkan oleh infeksi virus cacar monyet. Biasanya, masa pemulihan pasien dalam dua hingga empat minggu.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×