kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Makin mewabah di Italia, dua orang dilaporkan tewas akibat virus corona


Minggu, 23 Februari 2020 / 06:34 WIB
Makin mewabah di Italia, dua orang dilaporkan tewas akibat virus corona
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona

Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - MILAN. Wabah virus corona makin menyebar di Italia. Virus corona telah menewaskan dua orang dan menginfeksi 51 lainnya di Italia utara.

Reuters melaporkan, Pemerintah Italia pun melarang acara publik dan meminta perusahaan untuk memberitahu pekerja di daerah yang terkena dampak untuk tinggal di rumah.

Baca Juga: Muncul kasus tanpa kejelasan penularan, WHO khawatirkan penyebaran di luar China

Seorang wanita 77 tahun yang ditemukan tewas di rumahnya 50 km selatan Milan setelah pada Kamis (20/2) dinyatakan positif terkena virus corona, kata seorang anggota dewan setempat pada Sabtu (22/2). Sebelumnya, seorang pria berusia 78 tahun meninggal karena infeksi di dekat Padua.

Istri dan anak dari pria tersebut termasuk di antara 12 orang yang terinfeksi virus corona di wilayah Veneto.

Italia adalah negara yang terkena dampak terburuk di Eropa, dengan sebagian besar kasus terkonsentrasi di Lombardy yang merupakan jantung keuangan dan industri negara tersebut.

Anggota Dewan Kesejahteraan Regional Italia Giulio Gallera mengatakan kepada wartawan, pusat wabah itu berada di Codogno, sebuah kota kecil di barat daya Milan, tempat pasien terinfeksi pertama di Lombardy dirawat.

Pasien itu adalah seorang pria berusia 38 tahun, yang jatuh sakit setelah bertemu dengan seorang teman yang telah mengunjungi China. Kondisinya sudah stabil sekarang.

"Semua yang dites positif adalah orang-orang yang pada 18-19 Februari memiliki kontak dengan ruang gawat darurat dan rumah sakit Codogno," kata Gallera seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Kasus corona Singapura, ada yang terkait pertemuan bisnis di hotel

Ia menambahkan 259 orang telah diskrining di daerah itu dalam dua hari terakhir dan 35 orang telah dites positif. "Tingkat penularan 13% cukup kuat," katanya.

Sekitar 50.000 penduduk di Codogno dan kota-kota terdekat telah disarankan untuk tetap di dalam ruangan.

Pertemuan publik termasuk massa pada hari Minggu (23/2) dan pertandingan sepak bola telah ditangguhkan, dan sekolah serta toko telah ditutup.

Baca Juga: Terjadi lagi, pasien virus corona kembali masuk rumah sakit setelah dinyatakan sembuh

Langkah-langkah serupa diadopsi di kota kecil Veneto Vo 'Euganeo.

Gubernur Regional Luca Zaia mengatakan, pemerintah sedang mempertimbangkan apakah akan menunda acara Karnaval Venesia.

"Tidak ada kasus yang dikonfirmasi di Milan sejauh ini," kata Gallera.

Sabtu (22/2), darurat virus corona telah mendorong MIDO untuk menunda hingga akhir Mei 2020 pameran perdagangan kacamata terbesar di dunia yang akan berlangsung di Milan dalam seminggu ke depan.

Italia adalah negara zona euro pertama yang menangguhkan semua penerbangan langsung ke dan dari China, setelah dua wisatawan Tiongkok dari Wuhan dinyatakan positif di Roma pada akhir Januari.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan pemerintah siap untuk mempertimbangkan langkah-langkah lebih lanjut.

Wisatawan Tiongkok dan seorang warga negara Italia yang dipulangkan dari Wuhan adalah satu-satunya tiga kasus di Italia sampai Jumat.

Baca Juga: Seorang TKI curi ribuan masker di Hong Kong demi pengobatan ayahnya, ini hukumannya



TERBARU

[X]
×