kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Malaysia lockdown, pemerintah: Corona lebih berbahaya dari tsunami


Rabu, 18 Maret 2020 / 15:57 WIB
ILUSTRASI. Panic buying di Kuala Lumpur, Malaysia. Malaysia memperingatkan gelombang baru infeksi virus corona jika masyarakat tidak mengikuti aturan lockdown. REUTERS/Lim Huey Teng


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

“Pertemuan massal di terminal bus dan kemudian orang-orang pergi ke seluruh negeri dari daerah tempat corona aktif. Apakah kita tidak berpotensi menyebarkannya ke seluruh negeri? ” tanya dokter asal Malaysia Christopher Lee di Twitter.

Jalan-jalan di Kuala Lumpur, biasanya jadi salah satu yang paling padat di Asia Tenggara pada hari kerja. Namun kali ini sangat sepi.

Baca Juga: Malaysia resmi memulai isolasi (lockdown) selama dua pekan, begini kondisinya

Kegiatan keagamaan disebut menjadi tempat penyebaran corona yang masif di Malaysia. Sejauh ini 428 kasus infeksi coronavirus di Malaysia telah dikaitkan dengan wabah yang ditularkan di masjid.

Pihak berwenang juga meminta peserta perayaan Hindu di negara bagian utara Penang untuk dites jika mereka menunjukkan gejala virus corona. Acara ini diadakan pada 8 Maret lalu dan dihadiri sekitar 10.000 orang.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×