kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Mantan Penasihat Gedung Putih Diangkat jadi CEO Boeing China


Kamis, 23 Oktober 2025 / 16:50 WIB
Mantan Penasihat Gedung Putih Diangkat jadi CEO Boeing China
ILUSTRASI. Pabrikan pesawat Boeing baru saja menunjuk Landon Loomis sebagai presiden baru Boeing China. Ia merupakan mantan penasihat Gedung Putih yang fasih berbahasa Mandarin dan dapat menstabilkan pasar China.


Sumber: Reuters | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - Pabrikan pesawat Boeing baru saja menunjuk Landon Loomis sebagai presiden baru Boeing China. Ia merupakan mantan penasihat Gedung Putih yang fasih berbahasa Mandarin dan dapat menstabilkan pasar China karena AS mengancam untuk menghentikan ekspor suku cadang ke maskapai penerbangan China.

Loomis, yang menghabiskan lima tahun di Beijing sebagai spesialis penerbangan Kedutaan Besar AS. Kemudian ia menjabat sebagai penasihat khusus mantan Wakil Presiden Mike Pence.

Penunjukan ini dilakukan ketika ketegangan perdagangan dan tarif antara Washington dan Beijing berkobar lagi. Boeing semakin diperlakukan sebagai alat tawar-menawar. China sempat berhenti menerima jet Boeing baru tahun ini sebelum secara diam-diam melanjutkan pengiriman, dan Presiden AS Donald Trump memperingatkan awal bulan ini bahwa ekspor suku cadang bisa menjadi sasaran berikutnya.

Baca Juga: Boeing Dapat Restu FAA untuk Tingkatkan Produksi 737 MAX Jadi 42 Pesawat per Bulan

"Landon adalah pemimpin yang ideal untuk Boeing China," kata Brendan Nelson, presiden Boeing Global Group.

"Pengalamannya yang mendalam di bidang industri dan pengalamannya di pemerintahan, dikombinasikan dengan pengalamannya selama bertahun-tahun di Tiongkok, akan semakin memperkuat kemitraan jangka panjang kami,” imbuhnya.

Apalagi, Boeing dilaporkan ingin menjual hingga 500 jet kepada maskapai penerbangan China. Ini merupakan kesepakatan yang secara signifikan dapat meningkatkan kinerja. Namun ini masih bergantung pada apakah Washington dan Beijing dapat meredakan pertikaian perdagangan mereka.

 


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×