kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Marah, Trump menentang negosiasi ulang kesepakatan dagang fase 1 AS-China


Selasa, 12 Mei 2020 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Sebenarnya, mengakhiri kesepakatan dagang fase 1 adalah demi kepentingan China," demikian kata seorang penasihat perdagangan untuk pemerintah China kepada Global Times.

Dia mengutip melemahnya ekonomi AS dan pemilihan presiden AS mendatang. "AS sekarang tidak mampu memulai kembali perang dagang dengan China jika semuanya kembali ke titik awal."

Baca Juga: Laporan intelijen: Sentimen global anti-Tiongkok di titik tertinggi sejak Tiananmen

Clete Willems, mantan penasihat perdagangan Gedung Putih yang mengambil peran aktif dalam negosiasi AS-China, mengatakan China telah menindaklanjuti sebagian besar ketentuan struktural dalam kesepakatan Fase 1, termasuk aturan baru untuk melindungi kekayaan intelektual.

"Saya tidak berpikir kita pada titik di mana kita harus menyerah pada kesepakatan. Sejauh ini, hasilnya positif," kata Willems, yang sekarang bekerja di firma hukum Akin Gump di Washington kepada Reuters.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×