kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Maskapai penerbangan di Eropa ini bisnis kuliner demi cegah PHK


Jumat, 16 Oktober 2020 / 13:40 WIB
Maskapai penerbangan di Eropa ini bisnis kuliner demi cegah PHK
Perusahaan penerbangan Finlandia, Finnair, menjual makanan pesawat kelas bisnis di supermarket.


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Bahkan, ada juga yang menawarkan untuk sekadar duduk di dalam badan pesawat. Menurut Sivonen, dikutip media Ilta-Sanomat, hidangan tersebut telah dimodifikasi agar memiliki lebih sedikit garam dan rempah daripada yang ditawarkan di udara, di mana indra perasa orang menjadi tumpul karena berada dalam ketinggian.

Di Finlandia sendiri, penjualan makanan siap saji melonjak pesat sejak musim semi setelah 60 persen tenaga kerja lokal mulai bekerja dari rumah karena pandemi Covid-19.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping diduga positif corona, ini buktinya

Wakil Presiden Finnair Kitchen, Marika Nieminen, mengatakan bahwa unit katering maskapai tersebut telah berupaya untuk memperluas layanan makanan penerbangan tradisional sejak musim semi, ketika pandemi memaksa hampir semua maskapai penerbangan global untuk menghentikan sebagian besar penerbangan mereka.

Finnair memberhentikan sementara sebagian besar dari hampir 7.000 tenaga kerjanya dan lalu lintas penerbangannya turun 91 persen pada September dari tahun sebelumnya. “Begitu banyak karyawan dapur yang diberhentikan sementara. Sekarang kami dapat menciptakan pekerjaan dan lapangan kerja baru bagi karyawan kami,” kata Nieminen.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demi Pelanggan yang Rindu "Terbang", FinnAir Jual Makanan Pesawat Kelas Bisnis di Supermarket",

Penulis : Miranti Kencana Wirawan
Editor : Miranti Kencana Wirawan

Selanjutnya: Masuk 10 besar,Utang luar negeri Indonesia meningkat 2x lipat lebih 10 tahun terakhir


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×