kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Mata Uang Asia Senin (3/11) Pagi: Ringgit Malaysia dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan


Senin, 03 November 2025 / 09:25 WIB
Mata Uang Asia Senin (3/11) Pagi: Ringgit Malaysia dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan
ILUSTRASI. Mata uang Ringgit Malaysia


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar ringgit Malaysia dan baht Thailand tercatat menjadi dua mata uang Asia yang paling melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (3/11/2025) pagi.

Berdasarkan data Reuters pukul 09.06 pagi (0206 GMT), ringgit turun 0,26% ke posisi 4,195 per dolar AS dari 4,184 pada penutupan sebelumnya. Sementara baht melemah 0,19% ke level 32,42 per dolar AS.

Baca Juga: Dolar AS Dekati Level Tertinggi 3 Bulan Senin (3/11) Pagi, Menanti Rilis Data Ekonomi

Di antara mata uang utama Asia lainnya, yen Jepang juga tertekan 0,06% menjadi 154,09 per dolar AS, sedangkan dolar Singapura turun 0,12% ke 1,302 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah Indonesia ikut melemah tipis 0,09% ke posisi Rp16.640 per dolar AS. Peso Filipina sedikit menguat 0,02% ke 58,683, dan yuan China naik 0,05% ke 7,117 per dolar AS.

Secara keseluruhan, sejak awal tahun 2025, pergerakan mata uang Asia menunjukkan tren beragam.

Ringgit Malaysia tercatat menguat 6,51% terhadap posisi akhir 2024 di 4,468 per dolar AS, sementara baht Thailand naik 5,80% dari 34,30 per dolar AS di akhir tahun lalu.

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Didukung Sentimen AI Senin (3/11), Dolar AS Dekati Puncak 3 Bulan

Namun, beberapa mata uang lain masih berada di bawah tekanan. Rupiah melemah 3,31% secara year-to-date, rupee India turun 3,55%, dan peso Filipina terkoreksi 1,03%.

Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar valuta asing yang masih sensitif terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed serta ketidakpastian ekonomi global.

Selanjutnya: PTPP Dapat Proyek Jalan Kawasan Kompleks Yudikatif IKN, Nilai Kontrak Rp 1,97 Triliun

Menarik Dibaca: Spirit Fingers dan 5 Drama Korea Adaptasi Webtoon Populer, Wajib Tonton Semua




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×