kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Mata Uang Asia Senin (3/11) Pagi: Ringgit Malaysia dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan


Senin, 03 November 2025 / 09:25 WIB
Mata Uang Asia Senin (3/11) Pagi: Ringgit Malaysia dan Baht Thailand Pimpin Pelemahan
ILUSTRASI. Mata uang Ringgit Malaysia


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Nilai tukar ringgit Malaysia dan baht Thailand tercatat menjadi dua mata uang Asia yang paling melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (3/11/2025) pagi.

Berdasarkan data Reuters pukul 09.06 pagi (0206 GMT), ringgit turun 0,26% ke posisi 4,195 per dolar AS dari 4,184 pada penutupan sebelumnya. Sementara baht melemah 0,19% ke level 32,42 per dolar AS.

Baca Juga: Dolar AS Dekati Level Tertinggi 3 Bulan Senin (3/11) Pagi, Menanti Rilis Data Ekonomi

Di antara mata uang utama Asia lainnya, yen Jepang juga tertekan 0,06% menjadi 154,09 per dolar AS, sedangkan dolar Singapura turun 0,12% ke 1,302 per dolar AS.

Sementara itu, rupiah Indonesia ikut melemah tipis 0,09% ke posisi Rp16.640 per dolar AS. Peso Filipina sedikit menguat 0,02% ke 58,683, dan yuan China naik 0,05% ke 7,117 per dolar AS.

Secara keseluruhan, sejak awal tahun 2025, pergerakan mata uang Asia menunjukkan tren beragam.

Ringgit Malaysia tercatat menguat 6,51% terhadap posisi akhir 2024 di 4,468 per dolar AS, sementara baht Thailand naik 5,80% dari 34,30 per dolar AS di akhir tahun lalu.

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Didukung Sentimen AI Senin (3/11), Dolar AS Dekati Puncak 3 Bulan

Namun, beberapa mata uang lain masih berada di bawah tekanan. Rupiah melemah 3,31% secara year-to-date, rupee India turun 3,55%, dan peso Filipina terkoreksi 1,03%.

Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar valuta asing yang masih sensitif terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed serta ketidakpastian ekonomi global.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×