kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.940   29,00   0,16%
  • IDX 6.406   71,17   1,12%
  • KOMPAS100 843   7,79   0,93%
  • LQ45 636   3,19   0,50%
  • ISSI 221   3,63   1,67%
  • IDX30 357   0,98   0,27%
  • IDXHIDIV20 440   -1,54   -0,35%
  • IDX80 96   0,88   0,93%
  • IDXV30 120   0,69   0,58%
  • IDXQ30 114   -0,25   -0,22%

Media Korea Utara bungkam terhadap spekulasi kesehatan Kim Jong Un


Rabu, 22 April 2020 / 14:45 WIB
ILUSTRASI. South Korean people watch a TV broadcasting a news report on North Korean leader Kim Jong Un in Seoul, South Korea, April 21, 2020. REUTERS/Heo Ran


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - PYONGYANG. Media pemerintah Korea Utara (Korut) pada hari Rabu (22/4) sama sekali tidak menyebut-nyebut tentang kesehatan atau keberadaan pemimpin mereka Kim Jong Un. Padahal sehari sebelumnya ramai muncul spekulasi internasional mengenai kesehatannya dipicu oleh laporan media bahwa ia sakit parah setelah prosedur kardiovaskular.

Media Korea Utara menyajikan citra bisnis seperti biasa, membawa laporan rutin pencapaian Kim, menerbitkan kutipannya yang lama atau tidak bertanggal tentang masalah-masalah seperti ekonomi.

Pejabat dan sumber Korea Selatan dan China yang akrab dengan intelijen AS telah meragukan laporan media Korea Selatan dan AS. Sementara Gedung Putih mengatakan mereka memantau masalah itu dengan cermat.

Presiden AS Donald Trump, yang mengadakan pertemuan penting yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Kim pada 2018 dan 2019 dalam upaya untuk membujuknya agar melepaskan senjata nuklirnya, mengatakan, laporan itu belum dikonfirmasi.

"Saya hanya berharap dia baik-baik saja," Trump mengatakan pada konferensi pers Gedung Putih pada hari Selasa 21/4). 

Spekulasi tentang kesehatan Kim pertama kali muncul karena ketidakhadirannya pada peringatan hari ulang tahun pendiri Korea Utara dan kakek Kim, Kim Il Sung, pada 15 April lalu.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×