kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Melonjak lagi, Prancis laporkan 5.273 pasien Covid-19 dalam perawatan intensif


Minggu, 04 April 2021 / 06:38 WIB
ILUSTRASI. Vaksinasi di Prancis berjalan lambat


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - PARIS. Prancis melaporkan kenaikan jumlah pasien virus corona (Covid-19) yang berada di unit perawatan intensif (ICU). Sabtu (3/4), Prancis mengumumkan ada 5.273 orang berada di ICU, naik 19 dari hari sebelumnya.

Saat ini, pemerintah sudah memberlakukan jam malam dan selama empat minggu ke depan, sekolah dan bisnis yang tidak penting di seluruh negeri akan tetap tutup.

Peningkatan pasien ICU pada hari Sabtu mengikuti lompatan yang jauh lebih besar pada hari sebelumnya, tertinggi dalam lima bulan, di 145. Presiden Prancis Emmanuel Macron telah menjanjikan lebih banyak tempat tidur rumah sakit untuk merawat pasien Covid-19 yang sakit kritis.

Macron berharap untuk mengarahkan Prancis keluar dari pandemi tanpa harus memberlakukan penguncian nasional ketiga yang selanjutnya akan menghantam ekonomi yang masih terhuyung-huyung dari kemerosotan tahun lalu.

Baca Juga: Bangladesh, Kenya, Pakistan, dan Filipina masuk daftar merah Covid-19 di Inggris

Tetapi, strain baru virus corona yang telah menyebar Prancis dan sebagian besar Eropa. Di saat yang sama, peluncuran vaksin Covid-19 lebih lambat terjadi di Uni Eropa daripada di beberapa negara termasuk Inggris dan Amerika Serikat.

Otoritas kesehatan Prancis tidak mempublikasikan jumlah kasus baru pada hari Sabtu, mengutip masalah aliran data dari beberapa hasil tes.

Macron juga telah berjanji untuk mempercepat kampanye vaksinasi Prancis. Sementara itu, Kementerian Pertahanan mengatakan pada Sabtu malam bahwa tujuh rumah sakit militer akan dimobilisasi mulai 6 April untuk memberikan vaksinasi.

Selanjutnya: Siapkan dana besar, Google berkomitmen perangi berita hoax




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×