kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Membela Diri, Houthi Yaman Menargetkan Kapal Perang AS dan Inggris


Rabu, 31 Januari 2024 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Houthi military helicopter flies over the Galaxy Leader cargo ship in the Red Sea in this photo released November 20, 2023. Houthi Military Media/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengatakan pada Rabu (31/1) bahwa mereka berencana untuk terus menargetkan kapal perang Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Laut Merah untuk membela diri.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara militer kelompok Houthi yang disiarkan oleh Al-Massirah TV.

Dalam pernyataannya, Houthi telah menembakkan rudal ke kapal perang AS USS Gravely.

Baca Juga: ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Gereja Katolik Istanbul

Pada Selasa (30/1) malam, komando pusat militer AS mengatakan mereka telah menembak jatuh satu rudal jelajah anti-kapal yang ditembakkan dari Yaman menuju Laut Merah tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.

Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.

Baca Juga: Konflik di Laut Merah Mengangkat Tarif Kapal Laut

AS dan Inggris telah melancarkan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman, dan mengembalikan milisi tersebut ke dalam daftar kelompok “teroris”.




TERBARU

[X]
×