kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.945   39,00   0,22%
  • IDX 6.361   26,59   0,42%
  • KOMPAS100 836   0,67   0,08%
  • LQ45 631   -1,47   -0,23%
  • ISSI 220   2,29   1,05%
  • IDX30 355   -1,21   -0,34%
  • IDXHIDIV20 437   -3,75   -0,85%
  • IDX80 95   0,18   0,19%
  • IDXV30 119   0,35   0,30%
  • IDXQ30 113   -0,86   -0,76%

Membela Diri, Houthi Yaman Menargetkan Kapal Perang AS dan Inggris


Rabu, 31 Januari 2024 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Houthi military helicopter flies over the Galaxy Leader cargo ship in the Red Sea in this photo released November 20, 2023. Houthi Military Media/Handout via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Kelompok Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengatakan pada Rabu (31/1) bahwa mereka berencana untuk terus menargetkan kapal perang Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Laut Merah untuk membela diri.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh juru bicara militer kelompok Houthi yang disiarkan oleh Al-Massirah TV.

Dalam pernyataannya, Houthi telah menembakkan rudal ke kapal perang AS USS Gravely.

Baca Juga: ISIS Mengaku Bertanggung Jawab Atas Serangan Gereja Katolik Istanbul

Pada Selasa (30/1) malam, komando pusat militer AS mengatakan mereka telah menembak jatuh satu rudal jelajah anti-kapal yang ditembakkan dari Yaman menuju Laut Merah tanpa ada kerusakan yang dilaporkan.

Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, telah menyerang kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina dalam perang Gaza.

Baca Juga: Konflik di Laut Merah Mengangkat Tarif Kapal Laut

AS dan Inggris telah melancarkan serangan terhadap sasaran Houthi di Yaman, dan mengembalikan milisi tersebut ke dalam daftar kelompok “teroris”.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×