kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mendirikan perusahaan pinjaman berbasis internet pertama di AS (2)


Sabtu, 09 Februari 2019 / 08:05 WIB
Mendirikan perusahaan pinjaman berbasis internet pertama di AS (2)

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Tri Adi

Satu tahun kemudian yakni pada 1997, E-Loan sudah bisa diakses secara publik. Melalui situs ini, calon peminjam dapat mencari dan mendapatkan pinjaman secara langsung, tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk pialang ataupun agen penjualan. Dalam perkembangannya, situs ini juga juga menawarkan kredit untuk rumah dan mobil.

E-Loan makin berkembang. Bahkan, di umur yang baru dua tahun, perusahaan perangkat lunak Intuit ingin membeli seluruh saham E-Loan dengan nilai US$ 130 juta. Meskupun begitu, seperti dikutip dari Forbes, Chris dan rekannya yang bersama-sama memegang kendali atas 40% saham di perusahaan itu hanya setuju untuk menjual sebagian saham E-Loan. yaitu sebesar US$ 10 juta dalam bentuk tunai dan US$ 16 juta saham Intuit.

Akan tetapi, beberapa hari sebelum perjanjian tersebut diresmikan, yakni pada bulan Agustus 1998, CEO Yahoo Timothy Koogle menawarkan kesepakatan untuk membeli 23% saham E-Loan senilai US$ 25 juta. Penawaran itu diterima Chris. Meski dana yang diterima lebih sedikit, tetapi mereka tetap memegang kendali perusahaan dan merek E-Loan tetap akan bertahan.

E-Loan juga mendapatkan investasi dari perusahaan modal ventura Softbank dan Sequoia Capital. Pada Juni 1999 atau sekitar tiga tahun setelah berdiri, E-Loan menjadi perusahaan publik lewat initial public offering (IPO). Hal tersebut membuat valuasi pasar E-Loan melejit ke angka US$ 1 miliar.

E-Loan terus berkembang. Hingga Mei 2004, perusahaan ini telah menyalurkan pinjaman hingga US$ 18,9 miliar. Sayangnya, pada 2005, Chris memutuskan untuk menjual perusahaan ini untuk mendirikan perusahaan peer to peer lending pertama di AS bernama Prosper.

(Bersambung)




TERBARU

Close [X]
×