kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,58   5,98   0.78%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Menengok kehidupan yang perlahan kembali normal di Hubei, pusat wabah corona


Kamis, 26 Maret 2020 / 23:30 WIB
Menengok kehidupan yang perlahan kembali normal di Hubei, pusat wabah corona

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Pencabutan kebijakan penguncian itu baik dan buruk," kata salah satu wanita penduduk Xianning yang memberikan namanya sebagai Chen seperti dikutip Channelnewsasia.com. 

"Banyak orang bisa pergi, tetapi juga meningkatkan risiko. Situasi di Hubei sangat parah, dan saya sudah terbiasa tinggal di rumah selama dua bulan terakhir. Lebih aman seperti itu," ujarnya.

Penguncian Ibu Kota Hubei, Wuhan, tempat virus corona pertama kali muncul akhir tahun lalu, baru dicabut 8 April nanti. Ini jadi tonggak penting dalam perang China melawan epidemi.

Baca Juga: Tidak ada kasus selama lima hari, Wuhan longgarkan aturan lockdown

Tingkat kematian di Wuhan akibat virus corona sekitar 5%, menurut Qiu Haibo, ahli medis pada panel yang dipimpin Pemerintah China, Kamis (26/3), melansir People's Daily.

Jumlah kasus harian baru di China yang turun tajam dari puncak wabah di negara itu pada Februari lalu memungkinkan Beijing untuk memulai kembali kegiatan ekonomi.

Menandai kembali ke kehidupan yang normal kembali, pejabat Shanghai mengatakan pada Kamis (26/3), bioskop di kotanya akan buka kembali pada 28 Maret nanti.

Baca Juga: Duh, Wuhan kembali laporkan kasus corona setelah lima hari nol kasus



TERBARU

[X]
×