kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45759,60   -5,01   -0.66%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Menengok kehidupan yang perlahan kembali normal di Hubei, pusat wabah corona


Kamis, 26 Maret 2020 / 23:30 WIB
Menengok kehidupan yang perlahan kembali normal di Hubei, pusat wabah corona

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Jantung Xianning mulai berdetak. Setelah dua bulan terkunci, kehidupan kota di Provinsi Hubei, episentrum wabah virus corona di China, perlahan mulai normal kembali.

Transportasi umum sudah beroperasi kembali. Penduduk pun keluar rumah dan jalan-jalan, meski masih menggunakan masker pelindung untuk berjaga-jaga dari virus corona baru.

Banyak warga Xianning yang berbelanja kebutuhan harian mereka seperti sedia kala di toko buah dan sayur. Sementara penata rambut dan toko sepeda juga sudah buka kembali. 

Baca Juga: Pembatasan dicabut, bandara dan stasiun kereta di Hubei beroperasi lagi

Beberapa perempuan tampak duduk di luar toko yang masih tutup, bermain dengan sepasang anak laki-laki berusia dua tahun yang mengenakan masker pelindung wajah.

China melaporkan tidak ada kasus baru virus corona yang ditransmisikan secara lokal untuk keenam kalinya dalam delapan hari terakhir, ketika Hubei membuka perbatasannya.

Hubei, rumah bagi sekitar 60 juta orang, mengonfirmasi tidak ada kasus baru pada Rabu (25/3) dan mencabut kebijakan penguncian. Sejumlah bandara dan stasiun kereta buka kembali.

Baca Juga: Hubei cabut pembatasan perjalanan, Beijing buka Tembok Raksasa

"Pencabutan kebijakan penguncian itu baik dan buruk," kata salah satu wanita penduduk Xianning yang memberikan namanya sebagai Chen seperti dikutip Channelnewsasia.com. 

"Banyak orang bisa pergi, tetapi juga meningkatkan risiko. Situasi di Hubei sangat parah, dan saya sudah terbiasa tinggal di rumah selama dua bulan terakhir. Lebih aman seperti itu," ujarnya.

Penguncian Ibu Kota Hubei, Wuhan, tempat virus corona pertama kali muncul akhir tahun lalu, baru dicabut 8 April nanti. Ini jadi tonggak penting dalam perang China melawan epidemi.

Baca Juga: Tidak ada kasus selama lima hari, Wuhan longgarkan aturan lockdown

Tingkat kematian di Wuhan akibat virus corona sekitar 5%, menurut Qiu Haibo, ahli medis pada panel yang dipimpin Pemerintah China, Kamis (26/3), melansir People's Daily.

Jumlah kasus harian baru di China yang turun tajam dari puncak wabah di negara itu pada Februari lalu memungkinkan Beijing untuk memulai kembali kegiatan ekonomi.

Menandai kembali ke kehidupan yang normal kembali, pejabat Shanghai mengatakan pada Kamis (26/3), bioskop di kotanya akan buka kembali pada 28 Maret nanti.

Baca Juga: Duh, Wuhan kembali laporkan kasus corona setelah lima hari nol kasus



TERBARU

[X]
×