kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mengabdikan hidupnya untuk pendidikan dan kebudayaan (4)


Minggu, 15 September 2019 / 09:20 WIB
Mengabdikan hidupnya untuk pendidikan dan kebudayaan (4)

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tri Adi

KONTAN.CO.ID - Tercatat sebagai miliarder kelas duniam Rita Tong Liu nyatanya memiliki perhatian atas kondisi sekitarnya. Salah satu perhatiannya ke dunia pendidikan dan kebudayaan. Ia bahkan mendirikan dua yayasan yang berkecimpung dalam kegiatan sosial. Sebagian dari duitnya ia sisihkan untuk membantu kegiatan sosialnya. Hasilnya ratu properti ini banyak mendapatkan penghargaan. Salah satunya dari organisasi UNESCO karena melestarikan budaya pada tahun 2015.

RITA Tong Liu termasuk salah satu miliader yang murah hati. Dari total kekayaanya sebesar US$ 4 miliar, sebagian diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Mantan bankir ini menjadi pendukung kuat atas perluasan pendidikan dan kebudayaan.

Dia bahkan mendirikan L&T Charitable Foundation tahun 2004 dan Rita T Liu Foundation di tahun 2015. Kedua yayasan ini menyumbangkan lebih dari ratusan juta dollar kepada komunitas Hong Kong, termasuk lembaga pendidikan tinggi dan organisasi non-pemerintah.

Berbagai kegiatan sosial didukung oleh L & T Charitable Foundation seperti pelestarian situs budaya di wilayah Yim Tin Tsai (Sai Kung), di mana mayoritas penduduknya berprofesi petani garam, bertani dan nelayan.

Dari program ini, ia melibatkan Kapel St Joseph karena tidak lepas dari latar belakangnya sebagai penganut katolik yang taat.

Berkat itu, Liu memenangkan penghargaan Merit of UNESCO Asia-Pacific Awards untuk pelestarian warisan budaya pada 2005, serta Penghargaan Distinction of UNESCO pada tahun 2015. Menariknya, ia memenangkan dua penghargaan dari kategori yang berbeda dalam upayanya melestarikan pulau lepas pantau kecil itu.

Lahir dari keluarga pedagang kayu di Makau, Liu belajar mandiri pada usia yang sangat muda dengan membantu ibunya yang mengurus bisnis keluarga.

Dia menerima paparan budaya barat pada usia dini, dikirim ke sekolah tinggi di Inggris pada usia 16 tahun dengan berkuliah di Universitas Kansas. Ia kemudian, melanjutkan Universitas New York, Amerika Serikat, jurusan Administrasi Bisnis akhir 1960-an.




TERBARU

Close [X]
×