kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Menhan Iran Tuding Serangan Teror di Iran dan Rusia karena Dukungan AS Terhadap Teror


Sabtu, 27 April 2024 / 06:21 WIB
ILUSTRASI. An anti-Israel billboard is seen next to the Iranian flag during a celebration following the IRGC attack on Israel, in Tehran, Iran, April 15, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS 


Sumber: TASS | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Pertahanan Iran Mohammad Reza Ashtiani menuding serangan teroris yang terjadi di Rusia dan Iran berasal dari dukungan Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya terhadap kelompok teroris.

Menteri Pertahanan Iran Mohammad Reza Ashtiani menyatakan ini saat pertemuan dengan rekannya dari Rusia Sergey Shoigu di Astana.

“Serangan teroris di Rusia dan Iran merupakan hasil dukungan negara-negara Barat terhadap kelompok teroris, khususnya Amerika Serikat,” kata Ashtiani seperti dikutip kantor berita Iran Tasnim.

Baca Juga: Iran Sudah Berikan Peringatkan ke Russia akan Adanya Serangan Teror, Sebelum Kejadian

Menurut kantor berita tersebut, ketika berbicara tentang ekspansi NATO ke arah timur, menteri pertahanan Iran menekankan bahwa negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) harus memanfaatkan potensi SCO untuk menetralisir ancaman Barat bersama-sama.

Sebagai catatan, serangan teror terjadi di Rusia pada malam tanggal 22 Maret, serangan teroris menargetkan tempat musik Balai Kota Crocus di Krasnogorsk, tepat di luar batas kota Moskow. Data terakhir, 144 orang tewas dan 551 orang luka-luka dalam serangan ini.

Baca Juga: Giliran Pendukung Iran Menyerang Militer AS di Suriah, Rudal Hisbullah Serang Israel
 
Keamanan Rusia telah menangkap sebelas orang, termasuk empat pria bersenjata, dalam kasus serangan teroris tersebut. Komite Investigasi Rusia mengatakan bahwa mereka telah menemukan hubungan antara tersangka teroris dan nasionalis Ukraina.

Sementara pada tanggal 3 Januari 2024, serangan teroris terbesar yang pernah terjadi di tanah Iran terjadi di kota Kerman dalam sebuah upacara memperingati kematian Jenderal Qasem Soleimani, komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran yang meninggal akibat serangan Amerika Serikat. Korban tewas akibat serangan teroris itu sebanyak 95 orang.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×