kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Menjelang pelaksanaan, mayoritas warga Jepang masih ingin Olimpiade dibatalkan


Senin, 10 Mei 2021 / 11:11 WIB
Menjelang pelaksanaan, mayoritas warga Jepang masih ingin Olimpiade dibatalkan
ILUSTRASI. Maskot Olimpiade Tokyo 2020 Miraitowa berpose dengan tampilan simbol Olimpiade setelah upacara pembukaan simbol di Gunung Takao di Hachioji, sebelah barat Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021),


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Suga menambahkan, keputusan akhir soal pelaksanaan Olimpiade ada di tangan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Peran pemerintah di sini adalah mengambil langkah-langkah agar dapat diselenggarakan dengan aman.

Pejabat tinggi Olimpiade John Coates mengatakan pada hari Sabtu (8/5) bahwa di tengah berbagai gejolak pelaksaan Olimpiade seperti ini, pihaknya tidak bisa menemukan skenario apabila gelaran olahraga terbesar ini dihilangkan.

Olimpiade Tokyo 2021 secara resmi akan digelar pada 23 Juli sampai 8 Agustus mendatang. Sayangnya, saat ini lonjakan kasus Covid-19 di Jepang kembali melonjak dan menimbulkan kekhawatiran.

Jepang telah memperpanjang keadaan darurat di Tokyo hingga akhir Mei akibat lonjakan kasus Covid-19. Program vaksinasi juga melambat, membuat Jepang jadi negara dengan tingkat vaksinasi paling rendah di antara negara-negara kaya.

Selanjutnya: Jepang pertimbangkan Olimpiade Tokyo tahun ini tanpa penonton dari luar negeri


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×