kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Menyusul KOSPI, Indeks Nikkei Jepang Rontok Lebih dari 3%, Selasa Pagi Ini (28/7)


Selasa, 28 Juli 2026 / 08:24 WIB
Menyusul KOSPI, Indeks Nikkei Jepang Rontok Lebih dari 3%, Selasa Pagi Ini (28/7)
ILUSTRASI. JAPAN-STOCKS (AFP/PHILIP FONG)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Indeks saham Nikkei Jepang jatuh lebih dari 3% pada Selasa (28/7/2026), terbebani oleh kerugian besar pada saham-saham terkait chip setelah indeks saham Amerika Serikat (AS) ditutup lebih rendah semalam.

Selasa (28/7/2026), indeks Nikkei turun 3,59% menjadi 62.599,14 pada pukul 00.34 GMT. Sementara indeks Topix yang lebih luas turun 2,44% menjadi 3.966,87.

“Ini bukan aksi jual besar-besaran, atau pasar tidak berada dalam sentimen penghindaran risiko,” kata Daisuke Hashizume, ahli strategi senior di Daiwa Securities seperti dikutip Reuters

“Investor berhati-hati dalam membeli saham sebelum pengumuman pendapatan perusahaan teknologi besar di AS dan Jepang. Ada ketidakpastian di pasar,” ujarnya lagi.

Baca Juga: Indeks KOSPI Terjun 7% di Pagi Ini, Didorong Aksi Jual Terhadap Saham Chip Global

Harga saham Nvidia turun 4,9% semalam dan indeks semikonduktor Philadelphia memperpanjang aksi jualnya baru-baru ini, turun 2,2%. Indeks tersebut turun 21% dari penutupan tertinggi sepanjang masa pada 22 Juni, tetapi naik 63% pada tahun 2026.

Indeks acuan Korea Selatan, KOSPI, juga rontok 7% pada perdagangan awal Selasa.

Pergerakan Nikkei sangat dipengaruhi oleh KOSPI yang didominasi saham teknologi dan indeks semikonduktor Philadelphia AS.

Saham Advantest dan Tokyo Electron yang terkait dengan chip masing-masing turun 7,52% dan 8,84%.

Saham bank, yang sebelumnya naik karena prospek kenaikan suku bunga Bank of Japan lebih awal, juga turun, dengan Mitsubishi UFJ Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group masing-masing kehilangan hampir 3%.

Dari lebih dari 1.500 saham yang diperdagangkan di pasar utama Bursa Efek Tokyo, 31% naik, 64% turun, dan 3% tetap stabil.

Baca Juga: Donald Trump: AS dan Iran Sedang Melakukan Perundingan yang Bagus


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×