kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Miliarder China tantang Elon Musk di bisnis luar angkasa


Rabu, 04 Maret 2020 / 17:54 WIB
ILUSTRASI. Roket Falcon 9 membawa Satelit Merah Putih pada peluncuran di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Senin (6/8). Pemegang merek Volvo Cars di China Li Shufu mengumumkan niatnya untuk membangun bisnis satelit. ANTARA FOTO/Saptono/Spt/ama/18


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Ia juga menegaskan, bahwa strategi bisnis perusahaan ke depan salah satunya lewat kerjasama dengan mitra global.

Model ekspansi ini memang selaras dengan visinya untuk menjadi pemimpin teknologi global. Sebelumnya, Li telah memperluas kerajaannya di luar sektor otomotif dengan masuk ke bisnis-bisnis yang terbilang baru.

Baca Juga: Virus corona sudah menjangkiti 77 negara di luar China, ini daftarnya

Semisal, Geely telah berinvestasi ke pengembangan taksi udara VoloCity untuk meluncurkan produk secara komersial dalam tiga tahun ke depan. 

Perusahaan ini juga telah meneken kesepakatan pada tahun 2018 dengan China Aerospace Science and Industry Corp milik negara untuk membangun kereta supersonik menggunakan teknologi yang dirancang sendiri.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×