Militer AS mengirim pembom B-52H pembawa nuklir ke Timur Tengah untuk cegah agresi

Selasa, 24 November 2020 | 09:38 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Militer AS mengirim pembom B-52H pembawa nuklir ke Timur Tengah untuk cegah agresi

ILUSTRASI. Sebuah bomber B-2 Spirit Angkatan Udara AS lepas landas dari Pangkalan Angkatan Udara Andersen, Guam 11 Januari 2018.


"Centcom berkomitmen untuk menjaga dan melindungi kebebasan navigasi dan arus perdagangan bebas di seluruh kawasan," kata Cpt Bill Urban, juru bicara Komando Pusat AS. 

“Amerika Serikat tidak mencari konflik, tetapi terus bersikap dan berkomitmen untuk menanggapi segala kemungkinan di seluruh dunia,” lanjutnya.

Cap Urban tidak merinci apakah ada ancaman yang meningkat saat ini terhadap AS atau sekutunya di Timur Tengah. AS sebelumnya telah menempatkan pembom B-52 di pangkalan udara Al Udaid di Qatar.

Selanjutnya: China bisa panas, Jepang dan Australia bakal teken pakta pertahanan

 

 

Editor: Noverius Laoli

Terbaru