kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Militer AS pastikan, pengiriman pasukan untuk berperang sebagai upaya terakhir


Rabu, 09 September 2020 / 00:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kepala Staf Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) mengatakan, para pemimpin militer hanya akan merekomendasikan pengiriman pasukan untuk berperang demi kepentingan keamanan nasional atau sebagai upaya terakhir.

Tetapi, Kepala Staf Angkatan Darat AS menolak mengomentari pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebutkan, para pemimpin ingin berperang untuk mempertahankan pembuat senjata senang.

“Banyak dari pemimpin ini memiliki putra dan putri yang bertugas di militer, banyak dari para pemimpin ini memiliki putra dan putri yang telah pergi berperang atau mungkin sedang bertempur sekarang,” kata Kepala Staf Angkatan Darat AS Jenderal James McConville, Selasa (8/9), seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Menlu Retno: Indonesia tidak ingin terjebak oleh persaingan AS dan China

“Saya dapat meyakinkan rakyat Amerika bahwa para pemimpin senior hanya akan merekomendasikan pengiriman pasukan kami untuk bertempur jika diperlukan dalam keamanan nasional dan sebagai upaya terakhir," tegasnya.

"Kami menganggap ini sangat, sangat serius dalam cara kami membuat rekomendasi kami,” tambah McConville.

Selanjutnya: AS tempatkan pasukan dan tank di Lithuania, kirim pesan ke Rusia dan Belarusia?




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×